RANDAKILA, BERNITA (2025) Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Kobalt dengan Bioreduktor Kitosan serta Uji Aktivitasnya Sebagai Antibakteri = Synthesis and Characterisation of Cobalt Nanoparticles with Chitosan Bioreductor and Test of Its Activity as Antibacterial. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031201021-qVMdCWriRlYp7fZ9-20250114155812.jpg
Download (276kB) | Preview
H031201021-1-2.pdf
Download (213kB)
H031201021-dp.pdf
Download (170kB)
H031201021-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Penyakit infeksi bakteri adalah salah satu penyakit dengan tingkat kematian yang cukup tinggi khususnya di negara berkembang. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Nanoteknologi merupakan strategi modern yang dikembangkan untuk mengatasi bakteri Multidrug Resistant (MDR). Sintesis nanopartikel logam merupakan penerapan nanoteknologi untuk melawan bakteri resisten. Nanopartikel Co banyak diminati karena memiliki aktivitas biomedis yang baik sehingga memiliki potensi dalam perkembangan nanoteknologi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis, mengkarakterisasi, dan menguji aktivitas antibakteri nanopartikel Co dengan bioreduktor kitosan. Metode. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu: (1) optimasi konsentrasi nanopartikel Co; (2) sintesis nanopartikel Co; (3) karakterisasi nanopartikel Co; dan (4) uji aktivitas antibakteri nanopartikel Co. Hasil. Karakterisasi dengan UV-Vis menunjukkan nanopartikel Co paling stabil pada konsentrasi 1,5 mM dengan λmax 278 nm dan absorbansi sebesar 0,257. Hasil karakterisasi dengan FTIR menunjukkan gugus -OH yang berperan dalam proses reduksi logam yang ditandai dengan adanya pergeseran bilangan gelombang. Hasil analisis dengan PSA menunjukkan ukuran nanopartikel yang terbentuk yaitu 2452.4 nm, dengan nilai PI yaitu 0,801. Bentuk morfologi mikropartikel Co yang dianalisis dengan SEM menunjukkan mikropartikel berbentuk bulat (spheric) tidak beraturan dengan permukaan yang halus. Hasil uji antibakteri pada S. aureus dan S. mutans menunjukkan diameter zona hambat masing-masing yaitu 9,60 mm dan 13,20 mm. Kesimpulan. Sintesis nanopartikel Co dengan bioreduktor kitosan belum berhasil menyintesis nanopartikel melainkan mikropartikel dengan ukuran 2452.4 nm dan memiliki aktivitas antibakteri pada bakteri S. aureus dan S. Mutans.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antibakteri; bioreduktor; kitosan; nanopartikel Co; S. Aureus; S. Mutans. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 07:18 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 07:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49914 |
