Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Emotional Eating pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin = Relationship Between Stress Levels with Emotional Eating Behavior in Final-Year Undergraduate Students at the Faculty of Public Health, Hasanuddin University


KHAERUNNISA, ALIFAH TASYA (2025) Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Emotional Eating pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin = Relationship Between Stress Levels with Emotional Eating Behavior in Final-Year Undergraduate Students at the Faculty of Public Health, Hasanuddin University. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021181322-Cover.jpg

Download (985kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021181322-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (907kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021181322-dp(FILEminimizer).pdf

Download (152kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021181322-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 January 2027.

Download (934kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Emosi memiliki pengaruh dalam pemilihan makanan dan kebiasaan makan seseorang, di mana makanan sering dijadikan sebagai mekanisme koping untuk meredakan emosi tersebut. Dampak yang terjadi dapat mempengaruhi nafsu makan, baik menurunkan atau meningkatkan. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir Program Sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Metode. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 355 mahasiswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel proporsional sampling yang berjumlah 120 responden. Penelitian ini dilakukan dengan pengisian kuesioner Student Stress Inventory (SSI) dan Dutch Eating Behaviour Questionnaire (DEBQ) serta pengukuran antropometri tinggi badan dan berat badan. Uji data menggunakan chi-square. Hasil. Berdasarkan uji univariat, presentase tertinggi pada jenis kelamin perempuan (85%) dengan usia terbanyak pada 20-22 tahun (81,7%) pada program studi Kesehatan Masyarakat (66,7%) angkatan 2020 (77,5%). Status gizi berdasarkan IMT menunjukkan mahasiswa tingkat akhir berstatus gizi gemuk sebanyak (20%) dan berstatus gizi kurus sebanyak (20,8%). Pada kategori stres terbanyak dialami pada kategori sedang sebanyak (46,7%), dan untuk kategori emotional eating terbanyak pada tingkat sedang dengan (51,7%). Pada hasil uji bivariat pada analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan antara stres dengan emotional eating (pvalue=0,003) pada mahasiswa tingkat akhir program sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Kesimpulan. Stres dapat mempengaruhi emotional eating. Disarankan kepada mahasiswa untuk mengontrol pola makan sehat dan mengatur waktu istirahat juga penting untuk keseimbangan mental dan fisik.

Keyword : emosi, stres, perilaku makan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Emotion, stress, eating behaviours.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Sep 2025 07:40
Last Modified: 26 Sep 2025 07:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49908

Actions (login required)

View Item
View Item