PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA REMAJA PREDIABETES DI KOTA LUWUK KABUPATEN BANGGAI = THE EFFECT OF MORINGA OLEIFERA LEAF AND PHYSICAL ACTIVITY ON FASTING BLOOD GLUCOSE LEVELS IN PREDIABETIC ADOLESCENTS IN LUWUK CITY, BANGGAI DISTRICT


BALEBU, DWI WAHYU (2025) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA REMAJA PREDIABETES DI KOTA LUWUK KABUPATEN BANGGAI = THE EFFECT OF MORINGA OLEIFERA LEAF AND PHYSICAL ACTIVITY ON FASTING BLOOD GLUCOSE LEVELS IN PREDIABETIC ADOLESCENTS IN LUWUK CITY, BANGGAI DISTRICT. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K013211022-Cover.jpg

Download (485kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K013211022-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (838kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K013211022-dp(FILEminimizer).pdf

Download (164kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K013211022-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK DWI WAHYU BALEBU. Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor dan Aktivitas Fisik terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa pada Remaja Prediabetes di Kota Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing Oleh Ridwan Amiruddin, Nurhaedar Jafar dan A. Arsunan Arsin) Latar Belakang. Prediabetes adalah kondisi metabolik di mana kadar glukosa darah seseorang lebih tinggi dari normal, tetapi belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes tipe 2. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan aktivitas fisik terhadap kadar glukosa darah pada remaja dengan kondisi prediabetes. Metode. Desain penelitian ini adalah open-laber clinical trial dengan rancangan pretest-posttest menggunakan kelompok kontrol. Sebanyak 70 remaja prediabetes dibagi menjadi dua kelompok. Intervensi penelitian ini melalui pemberian ekstrak daun kelor 1000mg/hari dan melakukan aktivitas fisik jalan kaki ringan 4kali/minggu, serta kelompok kontrol yang hanya menjalankan aktivitas fisik saja. Pengukuran kadar glukosa darah, tekanan darah sistolik dan diastolik, IMT, dan lingkar perut dilakukan sebelum dan setelah intervensi selama 28 hari. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan kadar glukosa darah pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun kelor dan aktivitas fisik 2 kali lebih berpotensi efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah, yang penting dalam pencegahan perkembangan prediabetes menjadi diabetes tipe 2. Kesimpulan. Penelitian ini mendukung penggunaan ekstrak daun kelor sebagai suplemen herbal yang potensial dalam pengendalian kadar glukosa darah, khususnya jika dikombinasikan dengan aktivitas fisik. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi strategi pencegahan prediabetes pada remaja melalui pendekatan alami yang terjangkau secara ekonomi dan mudah diterapkan.

Keyword : Ekstrak Daun Kelor, Aktivitas Fisik dan Remaja Prediabetes.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Moringa Oleifera Leaves Extract, Physical Activity, Prediabetes.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Sep 2025 07:36
Last Modified: 26 Sep 2025 07:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49899

Actions (login required)

View Item
View Item