SHAFILA, NAURA (2025) ANALISIS KURVA DVH (DOSE VOLUME HISTROGRAM) PASIEN KANKER PAYUDARA SETELAH MASTEKTOMI TERHADAP TARGET VOLUME DAN ORGAN AT RISK PARU-PARU PADA HASIL TREATMENT PLANNING SYSTEM = ANALYSIS OF DVH CURVES (DOSE VOLUME HISTOGRAM) IN BREAST CANCER PATIENTS AFTER MASTECTOMY ON TARGET VOLUME AND ORGAN AT RISK LUNGS IN TREATMENT PLANNING SYSTEM RESULTS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H021211025-cxGqmJT6KF4uhE3P-20250115220341.png
Download (172kB) | Preview
H021211025-1-2.pdf
Download (3MB)
H021211025-dp.pdf
Download (443kB)
H021211025-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum di masyarakat dengan sekitar 66 ribu kasus yang terlapor pada tahun 2022. Pengobatan kanker payudara dapat dilakukan melalui berbagai metode, salah satunya radioterapi, yang telah terbukti efektif dalam mengurangi angka kekambuhan dan gejala penyakit kanker. Treatment Planning System (TPS) adalah perangkat yang digunakan untuk merencanakan radioterapi dengan melakukan optimasi dosis. Salah satu teknik penyinaran yang dapat diterapkan menggunakan TPS adalah teknik Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT). Metode. Penelitian ini menggunakan analisis hasil perencanaan TPS, yang ditunjukkan melalui kurva Dose Volume Histogram (DVH) untuk menampilkan distribusi dosis dari perencanaan radioterapi. Parameter dosis yang dianalisis meliputi Homogeneity Index (HI), Conformity Index (CI), serta perbandingan dosis pada Planning Target Volum (PTV) dan Organ at Rist (OAR) berdasarkan standar QUANTEC, ICRU 62 tahun 1999 dan ICRU 83 tahun 2010. Analisis dilakukan secara statistik menggunakan SPSS dan secara deskriptif dengan melihat hasil grafik yang terbentuk dari hasil analisis. Hasil. Hasil peneitian menunjukkan bahwa nilai HI berada dalam rentang 0,1-0,8 sedangkan nilai CI berada dalam rentang 0,75-0,95. Nilai PTV95% pada 90% tidak memenuhi syarat ICRU yaitu PTV95% > 95%. Batasan yang ditentukan oleh ICRU juga tidak terpenuhi pada semua pasien pada PTV107%, dimana PTV107% < 1%. Namun, batasan dosis pada OAR paru-paru sesuai dengan standar QUANTEC terpenuhi untuk semua pasien. Meskipun demikian, pada salah satu pasien, dosis yang diterima mendekati batasan dari QUANTEC yaitu volume yang menerima dosis 20 Gy adalah 29%, hal tersebut mendekati batasan QUANTEC yaitu V20 < 30%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kanker Payudara; TPS; OAR; PTV; IMRT; DVH |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 06:27 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 06:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49898 |
