KHADIJAH, KHADIJAH (2024) Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder dari Alga Coklat Padina australis Hauck asal Takalar dan Kayoa serta Uji Bioaktivitasnya sebagai Antivirus dengue serotype-3 = Isolation and Characterization of Secondary Metabolite Compounds in Brown Algae Padina australis Hauck from Takalar and Kayoa and its Bioactivity as an antiviral against dengue serotype-3. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
H013191002-qjFlHZDQvao7SUBy-20250114185923.png
Download (200kB) | Preview
H013191002-1-2.pdf
Download (596kB)
H013191002-dp.pdf
Download (165kB)
H013191002-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2026.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Khadijah. Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder dari alga coklat Padina australis Hauck asal Takalar dan Kayoa serta Uji Bioaktivitasnya sebagai antivirus Dengue serotype-3 (dibimbing oleh Nunuk Hariani Soekamto, Pince Salempa dan Paulina Taba) Isolasi metabolit sekunder dari alga coklat Padina australis Asal Takalar, Sulawesi Selatan dan Kayoa, Maluku Utara sebagai antioksidan dan antivirus Denv-3 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengisiolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam alga coklat Padina australis dan menguji aktivitasnya sebagai antioksidan dan antivirus dengue. Isolasi dan pemurnian dikerjakan dengan cara maserasi bertingkat dilanjutkan dengan teknik kromatografi meliputi kromatografi kolom vakum cair (KVC), kromatografi kolom tekan (KKT) dan kromatografi radial (KR). Struktur senyawa hasil isolasi ditetapkan berdasarkan data spektroskopi FT-IR, NMR dan MS. Uji aktivitas senyawa antivirus dengue dilakukan secara in silico dan in vitro. Uji in silico menggunakan metode docking penghambatan senyawa terhadap protein envelope Denv-3. Uji in vitro meliputi uji antivirus dengue dengan menentukan nilai IC50 melalui metode viralTox Glo serta konsentrasi sitotoksik isolat yang dapat membunuh sel vero (CC50) menggunakan metode MTS. Senyawa yang berhasil diisolasi adalah kuersetin atau 3,3′,4′,5,7-Pentahydroxyflavone (1) dari ekstrak etil asetat, β-sitosterol atau Stigmast-5-en-3β-ol (2), dan asam ursolat atau 3β-Hydroxyurs-12-en-28-oic acid (3) dari ekstrak aseton P. australis asal Takalar. Isolat yang diperoleh dari P.australis asal Kayoa yaitu senyawa Cholest-5-en-3β-ol atau kolesterol (4) dari ekstrak etil asetat dan 3β-Hydroxylup-20(29)-en-28-oic acid atau asam betulinat (5) dari ekstrak aseton. Senyawa (3) dan (5) merupakan senyawa baru pertama kali ditemukan pada spesies P. australis. Uji dock-score pada analisis in-silico menunjukkan bahwa senyawa kuersetin, β-sitosterol, asam ursolat, kolesterol, dan asam betulinat memiliki aktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan ligand native, nilai energi ikatan antara protein envelope DENV dan senyawa 1, 2, 3, 4, dan 5 (-6,57; -9,68; -8,31; -9,41; dan -8,31 kkal/mol) dibandingkan dengan energi ikatan dari doxorubicin (-4,08 kkal/mol). Hasil pengujian secara in-vitro menunjukkan bahwa asam ursolat memiliki nilai CC50 sebesar 1334,69 μg/mL dan IC50 sebesar 73,63 μg/mL, sedangkan asam betulinat menunjukkan nilai CC50 3288,69 μg/mL dan IC50 95,73 μg/mL, dengan rasio selektivitas (SI) sebagai standar dalam menetapkan potensi suatu senyawa sebagai kandidat obat antivirus yang efektif dan aman terhadap virus dengue > 10. Penelitian ini menyarankan pengembangan lebih lanjut Padina australis sebagai bahan baku untuk industri farmasi, khususnya untuk pengobatan infeksi virus dengue.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Metabolit Sekunder, Padina australis, Bioaktivitas, antivirus dengue |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 06:14 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 06:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49884 |
