PAEMBONAN, ONESTIN BINTANG (2025) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN 2024 = FACTORS RELATED TO STRESS LEVELS OF UNDEGRADUATE STUDENTS IN NURSING SCIENCE STUDY PROGRAMS, HASANUDDIN UNIVERSITY IN 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011201032-Cover.jpg
Download (926kB) | Preview
K011201032-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (313kB)
K011201032-dp(FILEminimizer).pdf
Download (191kB)
K011201032-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ONESTIN BINTANG PAEMBONAN. Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Tahun 2024 (dibimbing oleh Arif Anwar dan Rahma). Latar belakang. Sebanyak hampir 350 juta penduduk dunia mengalami stres sehingga WHO (World Health Organization) menempatkan stres sebagai penyakit pada urutan ke-4 di dunia. Prevalensi gangguan emosional pada penduduk umur ≥15 tahun di Sulawesi Selatan sebanyak 12,83%. Secara khusus, depresi, kecemasan, dan stres dianggap sebagai indikator penting bagi kesehatan mental yang, jika tidak ditangani, dapat berdampak negatif pada individu. Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin menunjukkan mengalami stres >50%. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor motivasi, beban akademik, dukungan sosial, pendapatan dan strategi coping yang berhubungan dengan stres mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin tahun 2024. Metode. Desain penelitian menggunakan desain cross sectional study yang dilakukan sejak Agustus-September 2024. Sampel penelitian sebanyak 219 yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi spearman. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami stres sebanyak 67,2%. Variabel motivasi (p-value 0,873) dan pendapatan (p-value 0,423) tidak memiliki korelasi dengan tingkat stres mahasiswa. Beban akademik (p-value 0,000), dukungan sosial (p-value 0,011), dan strategi coping (p-value 0,000) terdapat korelasi dengan tingkat stres mahasiswa. Kesimpulan. Beban akademik, dukungan sosial, dan strategi coping memiliki korelasi dengan tingkat stres mahasiswa. Diharapkan mahasiswa melakukan pencegahan dengan melakukan mengelola waktu dengan baik, komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman, dan menggunakan strategi coping efektif untuk mengelola stres.
Keyword : stres; mahasiswa; beban akademik; coping.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stress; students; academic burden; coping. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 05:23 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 05:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49872 |
