LUKMAN, MUH (2025) KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PERAIRAN KOLAKA UTARA SULAWESI TENGGARA = COMPOSITION OF BOTTOM GILLNET CATCH IN NORTH KOLAKA WATERS, SOUTHEAST SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051201060-hUnPAc0RF9iHTr6E-20250509124858.jpg
Download (366kB) | Preview
L051201060-1-2.pdf
Download (351kB)
L051201060-dp.pdf
Download (138kB)
L051201060-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 March 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kelimpahan jenis ikan di Perairan Kolaka Utara belum diketahui dengan baik, dimana masih kurang tersedianya data-data mengenai spesies ikan apa saja yang tertangkap, komposisi ikan hasil tangkapannya, keanekaragaman dan ukuran hasil tangkapan. Sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai komposisi hasil tangkapan jaring insang dasar, keanekaragaman dan ukuran ikan hasil tangkapan untuk mengetahui kondisi perikanan di Perairan Kolaka Utara, Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.. Tujuan. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Perairan Kolaka Utara. Dengan memahami komposisi dan keanekaragaman hasil tangkapan, nelayan serta pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan teknik penangkapan tanpa merusak ekosistem. Selain itu, hasil penelitian ini dapat membantu dalam perencanaan kebijakan perikanan serta konservasi spesies ikan di wilayah tersebut. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei untuk menganalisis komposisi hasil tangkapan jaring insang dasar. Data dikumpulkan melalui sumber primer dan sekunder guna memperoleh gambaran yang jelas serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil penelitian. Data primer diperoleh melalui identifikasi jenis dan jumlah ikan, serta wawancara nelayan. Data sekunder berasal dari laporan dan literatur terkait. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan uji Kruskal-Wallis dengan SPSS. Penelitian ini menganalisis komposisi, keanekaragaman, dan ukuran ikan hasil tangkapan jaring insang dasar di Perairan Kolaka Utara. Hasil. Total hasil tangkapan mencapai 540,4 kg dengan 23 spesies. Indeks keanekaragaman menunjukkan tingkat sedang. Uji Kruskal-Wallis mengonfirmasi perbedaan signifikan antara hasil tangkapan pagi dan senja. Faktor oseanografi seperti arus, suhu, pH, dan kedalaman berperan dalam variasi tangkapan. Kesimpulan. Hasil tangkapan jaring insang dasar di Perairan Kolaka Utara menunjukkan perbedaan signifikan antara waktu pagi dan senja, dengan jumlah tangkapan lebih tinggi pada pagi hari. Faktor lingkungan seperti intensitas cahaya, suhu, dan arus memengaruhi perbedaan ini. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan signifikansi 0,05, mengindikasikan pengaruh waktu terhadap hasil tangkapan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | metode deskriptif, Jaring insang, komposisi, oseanografi, waktu penangkapan. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 03:23 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 03:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49851 |
