Faktor yang Berhubungan dengan Stigma Petugas Kesehatan terhadap Pasien ODHIV di RSUD Daya Kota Makassar Tahun 2024 = Factors Associated with Healthcare Workers’ Stigma Towards PLWHIV Patients at Daya Hospital, Makassar City 2024


WIJAYA, FEBRY (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Stigma Petugas Kesehatan terhadap Pasien ODHIV di RSUD Daya Kota Makassar Tahun 2024 = Factors Associated with Healthcare Workers’ Stigma Towards PLWHIV Patients at Daya Hospital, Makassar City 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211004-Cover.jpg

Download (303kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211004-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (408kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211004-dp(FILEminimizer).pdf

Download (101kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211004-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 25 September 2027.

Download (925kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Stigma yang terjadi di pelayanan kesehatan adalah masalah yang serius dalam kesehatan. Walau demikian di Indonesia, masih banyak petugas kesehatan yang memiliki sikap negatif yang menstigmatisasi ODHIV. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan stigma petugas kesehatan terhadap pasien ODHIV di RSUD Daya Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian berupa observasional analitik menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di unit rawat jalan, rawat inap, IGD, dan IGD OBGYN yang tercatat pada bulan April 2024 di RSUD Daya Kota Makassar sebanyak 326 petugas dengan jumlah sampel 191 dan yang memenuhi sebanyak 151 responden. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden, persepsi, ketakutan irasional, AAS, dukungan institusi, keterpaparan informasi dan HPASS. Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengang variabel dependen. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 151 petugas kesehatan sebanyak 54 petugas (35,8%) yang memiliki stigma tinggi/negatif. Adapun variabel yang berhubungan dengan stigma petugas yaitu sikap (p-value=0,00). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu persepsi (p-value=0,89), ketakutan irasional (p-value=0,28), dukungan institusi (p-value=0,87), dan keterpaparan informasi HIV dan AIDS (p-value=0,38). Kesimpulan: Variabel sikap merupakan faktor yang berhubungan dengan stigma petugas kesehatan terhadap pasien ODHIV. Oleh karena itu, petugas kesehatan diharapkan tidak membeda-bedakan pasien ODHIV dengan pasien lainnya. Kemudian, memahami penularan penyakit HIV dan AIDS sehingga rasa takut dan khawatir dapat diminimalisir.

Keyword : Stigma; petugas kesehatan; HIV dan AIDS.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Stigma; healthcare workers; HIV and AIDS.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Sep 2025 02:50
Last Modified: 26 Sep 2025 02:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49838

Actions (login required)

View Item
View Item