Analisis Perbandingan Hasil Fungsional Pasien Pada Osteotomi Olekranon Chevron Dan Teknik Bryan-Morrey Untuk Penanganan Fraktur Interkondilus Humerus Distal: Tinjauan Sistematis Dan Meta-Analisis = Comparative Analysis Of Patient Functional Outcomes In Chevron Olecranon Osteotomy And Bryan-Morrey Techniques For Treatment Of Distal Humerus Intercondylar Fracture: A Systematic Review And Meta-Analysis.


PUTRA, OKY SUTARTO (2025) Analisis Perbandingan Hasil Fungsional Pasien Pada Osteotomi Olekranon Chevron Dan Teknik Bryan-Morrey Untuk Penanganan Fraktur Interkondilus Humerus Distal: Tinjauan Sistematis Dan Meta-Analisis = Comparative Analysis Of Patient Functional Outcomes In Chevron Olecranon Osteotomy And Bryan-Morrey Techniques For Treatment Of Distal Humerus Intercondylar Fracture: A Systematic Review And Meta-Analysis. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C145201005-Cover.jpg

Download (403kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C145201005-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (609kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C145201005-dp(FILEminimizer).pdf

Download (406kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C145201005-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 October 2026.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan Fraktur interkondilaris humerus distal tergolong cedera serius dan kompleks yang sering membahayakan kapasitas fungsional ekstremitas yang terkena. Hingga saat ini, beberapa penelitian telah membahas perbandingan hasil osteotom Chevron dan prosedur Bryan-Morrey tetapi hasilnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Metode Pencarian literatur menyeluruh dilakukan di PubMed, Europe PMC, dan Cochrane dari Mei hingga Juli 2024. Hasil utama adalah rentang gerak fleksi siku, kehilangan ekstensi, pronasi, supinasi, dan Indeks Kinerja Siku Mayo. Hasil Kami melakukan empat penelitian dengan 228 fraktur humerus distal yang dibagi menjadi 2 kelompok, osteotom Chevron dan pendekatan Bryan Morrey. Untuk evaluasi menurut rentang gerak siku yang tertekuk, kehilangan ekstensi, pronasi, supinasi, dan Skor Kinerja Siku Mayo. SMD rentang gerak dalam penelitian ini adalah 0,14 (IK 95%: -0,13 hingga 0,40) dan SMD MEPS di seluruh penelitian adalah -0,11 (IK 95%: -0,37 hingga 0,16). Untuk kehilangan ekstensi, efek gabungan keseluruhan menunjukkan SMD sebesar 0,00 dengan CI dari -0,30 hingga 0,30, yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara keseluruhan antara kedua metode tersebut. Efek gabungan pronasi siku untuk kedua penelitian menunjukkan SMD keseluruhan sebesar -0,18 dengan CI dari -0,52 hingga 0,17. SMD sebesar -0,46 dengan interval kepercayaan (CI) 95% berkisar dari -0,81 hingga -0,11 menunjukkan ukuran efek sedang yang mendukung osteotomi Chevron untuk supinasi. Kesimpulan Tidak ada perbedaan dalam hasil fungsional pascaoperasi antara prosedur osteotomi Chevron dan prosedur Bryan Morrey. Untuk hasil sekunder, kelompok Bryan Morrey melakukan lebih sedikit durasi, kehilangan darah, dan infeksi.

Keyword : Osteotomi Chevron; pendekatan refleksi trisep; Bryan Morrey; Osteotomi Bryan Morrey; humerus interkondilus.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Osteotomi Chevron; pendekatan refleksi trisep; Bryan Morrey; Osteotomi Bryan Morrey; humerus interkondilus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Orthopedi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 24 Sep 2025 06:59
Last Modified: 24 Sep 2025 06:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49786

Actions (login required)

View Item
View Item