MIRASARI, INDAH (2025) Teknik Modifikasi Fiksasi Implan Baru untuk Rekonstruksi Ligamen Krusiatum Anterior secara Artroskopi Menggunakan Autograft Hamstring dan Peroneus Longus pada Kondisi Sumber Daya Terbatas: Studi Komparatif pada Stabilitas Lutut = Novel Modified Implant Fixation Technique for Arthroscopic Anterior Cruciate Ligament Reconstruction Using Hamstring and Peroneus Longus Autografts in Limited Resource Settings: A Comparative Study on Knee Stability. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C145192004-Cover.jpg
Download (405kB) | Preview
C145192004-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (606kB)
C145192004-dp(FILEminimizer).pdf
Download (136kB)
C145192004-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 April 2026.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Dengan meningkatnya popularitas olahraga kontak, insidensi cedera ligamen krusiatum anterior (ACL) semakin tinggi. Rekonstruksi ACL telah diakui sebagai prosedur yang paling umum untuk mengembalikan stabilitas lutut. Salah satu kelemahan utama implan standar adalah biaya medis yang sering kali melampaui kemampuan finansial sebagian besar pasien. Oleh karena itu, pasien yang membutuhkan operasi rekonstruksi ACL harus mencari alternatif yang lebih terjangkau. Mengingat banyaknya komplikasi sendi lutut yang melibatkan graft tendon patela dan hamstring pada rekonstruksi ACL, solusi baru yang diusulkan adalah rekonstruksi ligamen krusiatum anterior menggunakan tendon peroneus longus. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain observasional potong lintang. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari pasien yang didiagnosis dengan ruptur ACL dan menerima perawatan rekonstruksi ACL menggunakan implan modifikasi dengan autograft tendon hamstring dan autograft tendon peroneus longus. Sampel diperoleh menggunakan teknik consecutive sampling melalui penelusuran data rekam medis sebagai data sekunder, serta distribusi kuesioner Lysholm dan IKDC Scoring. Hasil: Dari 69 sampel yang memenuhi kriteria inklusi, 45 merupakan sampel autograft hamstring, dan 24 merupakan sampel autograft peroneus. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok dalam hal Lysholm Knee Score (p: 0,135), International Knee Documentation Committee Score (p: 0,352), penggunaan alat bantu gerak (p: 0,488), power grading (p: 0,905), dan lingkup gerak lutut (p: 0,110). Kesimpulan: Kelompok autograft hamstring dan autograft peroneus tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil fungsional klinis setelah rekonstruksi ACL dengan teknik implan modifikasi.
Keyword : Ligamen krusiatum anterior, rekonstruksi; implan modifikasi; autograft PLT; autograft hamstring
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anterior cruciate ligament, Reconstruction, Modified implant, PLT autograft, Hamstring autograft. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Orthopedi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 05:27 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 05:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49782 |
