KORELASI KADAR LAMININ URIN DAN URINE ALBUMIN CREATININE RATIO SEBAGAI PROGNOSTIK PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK = CORRELATION OF URINE LAMININ LEVELS AND URINE ALBUMIN CREATININE RATIO AS A PROGNOSTIC IN CHRONIC KIDNEY DISEASE


KASIMAT, MARIA MAGDALENA (2024) KORELASI KADAR LAMININ URIN DAN URINE ALBUMIN CREATININE RATIO SEBAGAI PROGNOSTIK PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK = CORRELATION OF URINE LAMININ LEVELS AND URINE ALBUMIN CREATININE RATIO AS A PROGNOSTIC IN CHRONIC KIDNEY DISEASE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C085211008-Cover.png

Download (51kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C085211008-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (646kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C085211008-dp(FILEminimizer).pdf

Download (468kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C085211008-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2026.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Maria Magdalena Kasimat. Korelasi Kadar Laminin Urin dan Urine Albumin Creatinine Ratio Sebagai Prognostik Pada Penyakit Ginjal Kronik (Dibimbing oleh Fitriani Mangarengi dan Yuyun Widaningsih) LATAR BELAKANG: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius, insiden dan mortalitasnya mempengaruhi kesehatan masyarakat secara global. Laminin dapat ditemukan meningkat dalam urin pada PGK, sehingga laminin urin dapat digunakan sebagai penanda dini kerusakan ginjal dan prognostik PGK. Peningkatan ekskresi albumin urin dan kreatinin urin merupakan penanda penting penurunan fungsi ginjal. Urine albumin-creatinine ratio (UACR) memiliki spesifisitas dan sensitivitas yang baik, berperan dalam diagnosis dini PGK. TUJUAN: Mengetahui korelasi kadar laminin urin dan UACR sebagai prognostik pada PGK METODE: Penelitian cross sectional menggunakan data sekunder rekam medis dan data primer pasien mulai September 2024 – November 2024 di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar sebanyak 41 sampel. HASIL: Kadar Laminin urin bervariasi antara 0,15-5,79 ng/mg dengan mean 1,84±1,38 ng/mg. Kadar Laminin urin lebih rendah pada mikroalbuminuria (1,13 ng/mg) dibandingkan pada makroalbuminuria (1,64 ng/mg), namun tidak signifikan secara statistik (p>0,05). Didapatkan korelasi negatif yang signifikan antara kadar Laminin urin dengan eLFG (p<0,05). Kadar laminin urin signifikan paling tinggi pada stadium V (1,76 ng/mg) dan paling rendah pada stadium III (0,73 ng/mg) (p<0,05). SIMPULAN: Kadar Laminin urin lebih tinggi pada UACR kelompok makroalbuminuria dibandingkan mikroalbuminuria, namun tidak signifikan. Kadar Laminin urin berkorelasi negatif yang signifikan dengan eLFG. Kadar Laminin urin meningkat pada stadium V dan rendah pada stadium III. Kata kunci: Penyakit Ginjal Kronik, Laminin urin, Urine Albumin-Creatinine Ratio.

Keyword : Penyakit Ginjal Kronik, Laminin urin, Urine Albumin-Creatinine Ratio.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Chronic Kidney Disease, Urinary Laminin, Urine Albumin-Creatinine Ratio.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 24 Sep 2025 05:12
Last Modified: 24 Sep 2025 05:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49777

Actions (login required)

View Item
View Item