RACHMAYANA, ANDI MULDIANI DWI (2024) Hubungan Antara Kadar Hormon Anti Mullerian Serum dengan Ukuran Endometrioma Ovarium = Association Between Anti Mullerian Hormon Serum Levels and Size of Ovarian Endometrioma. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C055201010-Cover.jpeg
Download (154kB) | Preview
C055201010-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (315kB)
C055201010-dp(FILEminimizer).pdf
Download (140kB)
C055201010-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 June 2026.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Rachmayana. Hubungan Antara Kadar Hormon Anti Mullerian Serum Dengan Ukuran Endometrioma Ovarium. (Dibimbing oleh Nusratuddin Abdullah, Eddy Hartono, Firdaus Hamid) Endometrioma ovarium merupkan kista endometriosis pada epitel ovarium yang terjadi pada 10-15% wanita usia subur. Pada endometrioma, cadangan ovarium menurun jika dibandingkan dengan wanita sehat. Hormon Anti-Mullerian (AMH) adalah hormon glikoprotein yang diproduksi oleh sel granulosa dapat memprediksi keadaan cadangan ovarium dan pertumbuhan folikel. Beberapa penelitian melihat adanya hubungan andatara bilateralitas dan ukuran endometrioma terhadap kadar AMH namun masih bersifat inklonklusif . Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kadar AMH serum dengan ukuran dan bilateralitas endometrioma ovarium. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan data primer menggunakan dengan metode purposive sampling pada pasien yang terdiagnosis endometrioma dan dikonfirmasi dengan pemeriksaan histopatologi. kadar AMH diukur dengan teknik ELISA, ukuran dan bilateralitas ditentukan bersadarkan pemeriksaan USG abdomen. Pada penelitian ini dengan 50 orang sebagai sampel ditemukan mean usia sampel yakni 32,24 ± 0,75 tahun. Mayoritas sampel memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA, nulipara, IMT normal, dan memiliki lokasi tumor yang unilateral. Tidak ada perbedaan pengaruh usia, usia menarch, pendidikan, paritas, lokasi endometrioma, IMT, ukuran tumor terhadap kadar AMH (P>0,05). Pada uji korelasi diatas, usia (r = -0,248) dan ukuran tumor ( r= -0,276) berkorelasi negatif terhadap kadar AMH, sedangkan usia menarch (r= 0,067) berkorelasi positif terhadap kadar AMH namun ketiga variabel secara statistik tidak bersifat signifikan(P>0,05). Pada sampel penelitian ini memiliki ukuran tumor dengan median 40,44 (±44,51) cm2 dan mean kadar AMH 1,13 (±0,42) ng/ml. Tidak ditemukan hubungan antara usia, usia menarche,paritas, lokasi tumor, dan ukuran tumor terhadap kadar AMH.
Keyword : Endometrioma, AMH, Unilateral, Bilateral, Ukuran Tumor.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Endometrioma, AMH, Unilateral, Bilateral, Ukuran Tumor. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Obstetri Dan Ginekologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 07:57 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 07:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49731 |
