EKSISTENSI DIRI ‘CALABAI’ MELALUI SOSIAL MEDIA (Suatu Kajian Studi Naratif)


AMIR, ISMI (2019) EKSISTENSI DIRI ‘CALABAI’ MELALUI SOSIAL MEDIA (Suatu Kajian Studi Naratif). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_E31115012_Cover1.jpg

Download (161kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_E31115012(FILEminimizer) 1-2.pdf

Download (678kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_E31115012(FILEminimizer) dapus-lam.pdf

Download (718kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_E31115012(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Ismi Amir: E31115012. Eksistensi Diri ‘Calabai’ Melalui Sosial Media (Suatu Kajian Studi Naratif) (Dibimbing Oleh Alimuddin Unde dan Tuti Bahfiarti).
Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk menganalisis eksistensi diri ‘calabai’ dalam menggunakan Sosial Media. 2) Untuk menganalisis perbedaan tampilan diri ‘calabai’ dalam realitas dunia maya dan dunia nyata. 3) Untuk mengkategorisasi faktor-faktor yang mendorong eksistensi ‘calabai’ dalam menggunakan Sosial Media.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tipe penelitian ini menggunakan tipe kualitatif deskriptif naratif. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan cara partisipan dan wawancara mendalam kepada para Informan yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data sekundernya diperoleh dari sumber yang sudah ada melalui penelusuran bahan bacaan seperti buku, jurnal, skripsi dan artikel diinternet yang terkait dengan penelitian ini. Data yang telah berhasil dikumpulkan selanjutnya akan dianalisis secara kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ‘calabai’ sangat eksis di sosial media karena merasa memiliki wadah baru untuk berbisnis, bercerita serta bergaul dengan rekan-rekannya dengan bebas di sosial media. Dalam penggunaan paket data mereka menggunakan paket data unlimited agar dapat bebas mengakes sosial medianya. Foto atau video yang ‘calabai’ kerjakan seperti jennang/koki, perias pengantin, pagattung lamming, indo’ botting, penyanyi, endorsment serta makanan dan hijab yang mereka jual secara online juga diunggah di sosial media karena ‘calabai’ merasa harus tetap eksis di sosial media untuk memberitahu kepada masyarakat bahwa kehadiran mereka tidak dapat dipandang negatif bahkan seorang ‘calabai’ dapat mengerjakan pekerjaan lebih telaten daripada wanita tulen. Adapun perbedaan tampilan diri ‘calabai’ dalam realitas dunia maya dan dunia nyata faktanya berbeda-beda. Stratifikasi sosial sangat berpengaruh dalam tampilan seorang ‘calabai’, mengingat peran dan tanggung jawab yang mereka emban menjadi faktor yang sangat penting dalam penampilan karena sebuah penampilan menjadi cerminan banyak orang apalagi ketika diunggah di sosial media. Faktor-faktor yang mendorong eksistensi diri ‘calabai’ dalam menggunakan sosial media adalah ingin membuka diri ke masyarakat, membagikan informasi, menjalinan pertemanan yang luas hingga mempromosikan pekerjaan. Lewat berbagai macam fitur yang ada di sosial media seorang ‘calabai’ dapat mendesain sendiri bagaimana bentuk unggahan yang akan mereka sebar sosial media.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 13 Jul 2021 01:52
Last Modified: 13 Jul 2021 01:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/4973

Actions (login required)

View Item
View Item