CALON TUNGGAL PADA PEMILUKADA KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2018

KARA, ASHARI (2019) CALON TUNGGAL PADA PEMILUKADA KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2018. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_E11115007_Cover1.jpg

Download (277kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_E11115007(FILEminimizer) 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_E11115007(FILEminimizer) dapus-lam.pdf

Download (441kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_E11115007(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Ashari Kara, NIM E 111 15 007, dengan judul “calon tunggal pada pemilukada Kabupaten Enrekang tahun 2018”. Di bawa bimbingan Dr Phil Sukri S.IP, M.Si selaku pembimbing I dan Sakinah Nadir S.IP, M.Si selaku pembimbing II.
Pemilukada tahun 2018 di Kabupaten Enrekang merupakan pemilukada yang ke tiga kalinya yang pernah di lakukan di Kabupaten Enrekang, namun pada pemilukada tahun 2018 berbeda dari pemilukada sebelumnya di mana hanya ada satu calon atau biasa disebut calon tunggal. Pembahasan mengenai calon tunggal selalu menarik sehingga penulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sehingga terjadinya calon tunggal pada pemilukada Kabupaten Enrekang tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan pendekatan New instituolismme, tinjauan partai politik dan tinjauan pemilukada langsung di Indonesia. untuk metode dan jenis penelitian menggunakan tipe kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi sehingga fenomena calon tunggal dapat terjadi pada Pemilukada kabupaten Enrekang tahun 2018. Dengan jenis penelitian mengunakan studi kasus. Dalam penelitian ini terdapat dua model data yaitu data sekunder dan data primer sedangkan untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu mereduksi data, data display, kesimpulan/veripikasi.
Dalam hasil penelitian yang dilakukan membuktikan elit politik dalam memilih calon terkesan pragmatis sehingga dalam proses pengusungan partai tidak memilih calon yang benar-benar terbaik. Rekam jejak Muslimin Bando yang masih baik di mata masyarakat Kabupaten Enrekang dalam segi kepemimpinan. Hal lain yang menjadi sebab sehingga terdinya calon tunggal adalah partai politik cenderung egois dalam hal ini partai politik tidak mementingkan untuk menghadirkan figur lain yang dianggap mampu untuk bersaing dengan Muslimin Bando. partai di rasa bermain aman dengan membuat suatu koalisi besar untuk satu calon. Lemahnya sistem yang mengatur tentang calon tunggal juga merupakan sebab utama dikarenakan adanya celah yang diberikan oleh pemerintah sehingga fenomena calon tunggal diupayakan oleh sekelompok golongan elit sehingga dapat dengan mudah memenangkan pemilukada.
Kata kunci: Pemilukada, Partai Politik, Calon tunggal, Aktor

Item Type: Thesis (Skripsi-S1)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 13 Jul 2021 01:52
Last Modified: 13 Jul 2021 01:52
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4972

Actions (login required)

View Item
View Item