PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN DAN KADAR KORTISOL PADA PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA YANG DIDAMPINGI SUAMI DAN DIDAMPINGI IBU KANDUNG = COMPARISON OF ANXIETY AND CORTISOL LEVELS IN PRIMIGRAVIDA DELIVERY PROCESS ACCOMPANIED BY THE HUSBAND AND BY BIOLOGICAL MOTHER


SAFA, MARWA (2024) PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN DAN KADAR KORTISOL PADA PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA YANG DIDAMPINGI SUAMI DAN DIDAMPINGI IBU KANDUNG = COMPARISON OF ANXIETY AND CORTISOL LEVELS IN PRIMIGRAVIDA DELIVERY PROCESS ACCOMPANIED BY THE HUSBAND AND BY BIOLOGICAL MOTHER. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C055201001-Cover.jpeg

Download (52kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C055201001-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (434kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C055201001-dp(FILEminimizer).pdf

Download (98kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C055201001-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 April 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN DAN KADAR KORTISOL PADA PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA YANG DIDAMPINGI SUAMI DAN DIDAMPINGI IBU KANDUNG Latar Belakang : Pendampingan kerabat atau suami di ruang bersalin merupakan salah satu untuk metode mengurangi kecemasan saat bersalin. WHO juga merekomendasikan bahwa ibu hamil harus didampingi oleh seseorang yang dia percaya dan merasa aman di samping mereka seperti teman, pasangan hidup, bidan, ataupun keluarga. Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa terdapat manfaat pendampingan suami pada proses persalinan terhadap kecemasan ibu namun belum ada penelitian yang membandingkan dengan kelompok yang didampingi oleh ibu kandung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan tingkat kecemasan dan kadar kortisol pada proses persalinan primigravida yang didampingi oleh suami dengan didampingi ibu kandung. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan data primer menggunakan dengan metode simple random sampling pada ibu bersalin kala satu fase aktif. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang didampingi oleh suami dan didampingi oleh ibu kandung. Seluruh subjek penelitian dilakukan pengambilan sampel darah vena setelah minimal 4 jam pendampingan oleh suami atau ibu kandung. Hasil: Pada penelitian ini, terdapat perbedaaan signifikan tingkat kecemasan pada kedua kelompok, namun tidak ada perbedaan pada variabel usia, pendidikan, status bekerja, pendapatan, dan kepuasan pendampingan. Tingkat kecemasan juga tidak dipengaruhi oleh faktor demografis. Kadar kortisol pada kelompok yang didampingi suami lebih rendah dibandingan kelompok yang didampingi ibu (52,10 ±1,41 vs 58,93 ±1,13), dan begitu pula pada skor kecemasan KLP-II (15,1± 0,17 vs 16,1 ±0,19). Tingkat kecemasan tidak berpengaruh pada kadar kortisol. Kesimpulan : Kadar kortisol dan tingkat kecemasan pada ibu yang bersalin yang didampingi suami lebih rendah dibandingkan yang didampingi oleh ibu kandung. Kadar kortisol tidak berpengaruh pada tingkat kecemasan, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

Kata Kunci: kecemasan dalam bersalin, pendampingan, kortisol, suami, ibu kandung,

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Labor anxiety, Companonship, Cortisol, Husband, Mother.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Obstetri Dan Ginekologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 23 Sep 2025 06:42
Last Modified: 23 Sep 2025 06:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49717

Actions (login required)

View Item
View Item