HIDAYAT, RIAN (2024) Analisis Teori Efektivitas Hukum Lawrence M.Friedman Terhadap Fenomena No Viral No Justice Di Kota Makassar = Analysis of Lawrence M.Friedman's Theory of Legal Effectiveness on The Phenomenon of No Viral No Justice in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
B011211063-L4RI0KzAEmT65XMh-20250510005238.jpg
Download (423kB) | Preview
B011211063-1-2.pdf
Download (90kB)
B011211063-dp.pdf
Download (25kB)
B011211063-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 November 2026.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
RIAN HIDAYAT. (B011211063). Analisis Teori Efektivitas Lawrence M. Friedmen Terhadap Fenomena No Viral No Justice Di Kota Makassar. Dibimbing oleh Kadarudin sebagai dosen pembimbing. Latar Belakang: Penegakan hukum di Indonesia dianggap efektif jika sesuai dengan prinsip demokrasi berlandaskan asas equality before the law. Namun, penerapannya masih belum optimal, terlihat dari munculnya fenomena no viral no justice menunjukkan ketidakefektifan penegakan hukum. Tujuan: Riset ini bertujuan untuk menganalisis kondisi legal structure, legal culture, dan legal substance untuk mengetahui penyebab munculnya fenomena no viral no justice menggunakan mixed method dengan pendekatan konvergen paralel. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dilakukan dengan teknik wawancara mendalam menggunakan teknik analisis data deskriptif argumentatif, sedangkan metode kuantitatif dilakukan dengan penyebaran kuesioner menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif. Hasil: riset menunjukkan bahwa dari segi legal structure terdapat kekurangan kuantitas dan kualitas penyidik, sarana dan prasarana yang kurang memadai, dan minimnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai prosedur penanganan tindak kejahatan. Sedangkan dari legal culture, kesadaran akan pentingnya melaporkan kejahatan berada di tingkat yang tinggi yaitu 93,25%. Namun, 79,75% lebih memilih melaporkannya melalui media sosial dibandingkan langsung kepada penegak hukum. Sementara dari segi legal substance, terdapat beberapa ketentuan yang belum diatur secara rinci dalam KUHAP yang memengaruhi munculnya fenomena no viral no justice. Kesimpulan: Dibutuhkan pengoptimalan pada sistem hukum meliputi aspek legal structure, legal culture, dan legal substance untuk menekan perkembangan fenomena no viral no justice sebagai upaya restorasi reputasi penegak hukum dalam masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | efektivitas hukum, no viral no justice, reputasi, restorasi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 03:26 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 03:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49710 |
