Akurasi Faecal Matrix-Metalloproteinase–9 (MMP-9) untuk Deteksi Kanker Kolorektal di Makassar, Indonesia = Accuracy of Faecal Matrix-Metalloproteinase-9 (MMP-9) for Colorectal Cancer Detection in Makassar, Indonesia


JANER, AULIA (2024) Akurasi Faecal Matrix-Metalloproteinase–9 (MMP-9) untuk Deteksi Kanker Kolorektal di Makassar, Indonesia = Accuracy of Faecal Matrix-Metalloproteinase-9 (MMP-9) for Colorectal Cancer Detection in Makassar, Indonesia. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C028222003-Cover.jpg

Download (367kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C028222003-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (446kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C028222003-dp(FILEminimizer).pdf

Download (256kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C028222003-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 29 July 2026.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kanker kolorektal (KKR) merupakan salah satu keganasan yang paling sering terjadi. Kurangnya skrining komprehensif oleh otoritas kesehatan meningkatkan risiko kanker kolorektal di negara berkembang. Meskipun kolonoskopi merupakan standar baku emas untuk diagnosis KKR, metode ini memiliki beberapa keterbatasan. Tes imunokimia feses (FIT) dan tes darah samar feses guaiak (gFOBT) adalah tes skrining kanker kolorektal yang umum digunakan. FIT memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang lebih tinggi daripada gFOBT. Namun, baik FIT maupun gFOBT memiliki akurasi yang terbatas dalam mendiagnosis adenoma lanjut dan kanker kolon proksimal. Matriks-metaloproteinase-9 (MMP-9) berperan dalam remodeling matriks ekstraseluler dan berhubungan dengan berkembangnya KKR. Kadarnya dapat dideteksi dalam sampel feses. Penelitian yang secara khusus mengevaluasi akurasi feses MMP-9 sebagai tes diagnostik masih sedikit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi feses MMP-9 dalam mendeteksi kanker kolorektal di senter kami. Metode: Penelitian ini melibatkan sembilan puluh pasien dan sampel feses mereka mennjalani pemeriksaan kadar MMP-9. Kadar feses MMP-9 diukur dengan ELISA. Akurasi diagnostik dievaluasi menggunakan metode uji diagnostik standar. Hasil: Pasien dibagi menjadi empat kelompok: kontrol: 10; polip hiperplastik dan adenoma: 9; kolitis dan proktitis: 37; dan karsinoma kolorektal: 34. Kadar faecal MMP-9 meningkat secara signifikan pada karsinoma kolorektal dibandingkan dengan kelompok lain (P<0,001). Analisis ROC menunjukkan bahwa akurasi faecal MMP-9 dalam menentukan pasien kanker kolorektal dengan kontrol adalah baik, dengan Area Under Curve (AUC) 0,85 (sensitivitas 82,35% dan spesifisitas 80%). Akurasi faecal MMP-9 dalam mendeteksi kanker kolon proksimal sangat baik, dengan AUC 0,96 (sensitivitas 80% dan spesifisitas 80%). AUC untuk deteksi adenoma adalah 0,83, dengan sensitivitas 77,78% dan spesifisitas 80%. Kesimpulan: Feses MMP-9 menunjukkan akurasi yang signifikan dalam menentukan kanker kolorektal dari subjek normal, dengan sensitivitas dan spesifisitas yang sangat baik. Feses MMP-9 menunjukkan deteksi kanker kolon proksimal dan adenoma yang lebih unggul dibandingkan dengan FIT.

Keyword : Faecal MMP-9, Kanker Kolorektal, Deteksi, Tes Diagnostik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Faecal MMP-9, Colorectal Cancer, Detection, Diagnostic Test.
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 23 Sep 2025 03:22
Last Modified: 23 Sep 2025 03:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49708

Actions (login required)

View Item
View Item