EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM AGROFORESTRI DI WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI JOMPI KABUPATEN MUNA = LAND CAPABILITY EVALUATION FOR THE DEVELOPMENT OF AGROFORESTRY SYSTEMS IN THE JOMPI WATERSHED, MUNA REGENCY


SUMAHIR, LA ODE (2024) EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM AGROFORESTRI DI WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI JOMPI KABUPATEN MUNA = LAND CAPABILITY EVALUATION FOR THE DEVELOPMENT OF AGROFORESTRY SYSTEMS IN THE JOMPI WATERSHED, MUNA REGENCY. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
M012202011-U8VbJknwEdoB6OLu-20250102201641.jpg

Download (18kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
M012202011-1-2.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
M012202011-dp.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
M012202011-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

La Ode Sumahir. Evaluasi Kemampuan Lahan Untuk Pengembangan Sistem Agroforestri Di Wilayah Daerah Aliran Sungai Jompi Kabupaten Muna (dibimbing oleh Mukrimin, Baharuddin dan Sitti Marwah). Latar belakang. Perubahan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Jompi, Kabupaten Muna, menjadi faktor penyebab terjadinya kerusakan ekosistem, yang berdampak terhadap kekeringan, menurunnya produktivitas lahan, serta terganggunya sistem hidrologis DAS. Upaya pengelolaan DAS Jompi harus dilakukan dengan memadukan kepentingan konservasi tanah dan air dengan kepentingan peningkatan produksi pertanian guna mewujudkan kondisi DAS yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan lahan dan menentukan arahan pola dan bentuk agroforestri wilayah DAS Jompi Kabupaten Muna. Metode. Kelas kemampuan lahan ditentukan menggunakan kriteria klasifikasi kemampuan lahan. Arahan sistem agroforestri ditentukan menggunakan hasil overley kelas kemampuan lahan dan status kawasan hutan. Hasil. Kelas kemampuan lahan di wilayah DAS Jompi memiliki 3 variasi yakni Kelas kemampuan lahan IV-B2,L4,D4 dengan faktor penghambat berupa tingkat batuan permukaan kategori sedang, kemiringan lereng miring berbukit dan drainase buruk seluas 2.429,27 ha (48,65%), Kelas kemampuan lahan V-P1,D5 dengan faktor penghambat berupa tingkat permeabilitas tanah lambat dan tingkat drainase tanah sangat buruk seluas 1.014,08 ha (20,31%) dan Kelas kemampuan lahan VIII-B4,P5,T5 dengan faktor penghambat berupa tingkat batuan permukaan sangat banyak, tingkat permeabilitas tanah cepat, dan tingkat tekstur tanah kasar (pasir) seluas 1.550,10 ha (31,04%). Pengembangan sistem agroforestri di wilayah DAS Jompi ditentukan berdasarkan jenis dan komposisi penyusunnya yang dapat diterapkan pada kelas kemampuan lahan IV-B2,L4,D4, V-P1,D5 dan VIII-B4,P5,T5 yang menyesuaikan dengan pola tanam existing dalam pola silvopastural, agrisilvikultur, silvopastural dan Agrosilvoapicultur pada kawasan APL (Areal Penggunaan Lain) dan HP (Hutan Produksi). Kesimpulan. Informasi kelas kemampuan lahan dan arahan sistem agroforestri sangat penting untuk pengelolaan lahan yang berkelanjutan di wilayah DAS Jompi.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Lahan, Agroforestri, Daerah Aliran Sungai Jompi
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Sep 2025 02:23
Last Modified: 22 Sep 2025 02:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49667

Actions (login required)

View Item
View Item