PENGARUH PERUBAHAN PENUTUPAN LAHAN TERHADAP KARAKTERISTIK HIDROLOGIS DAN EROSI PADA WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI TIWORO = EFFECT OF LAND COVER CHANGES ON HYDROLOGICAL CHARACTERISTICS AND EROSION IN THE TIWORO WATERSHED


TUNDA, ALADIN (2024) PENGARUH PERUBAHAN PENUTUPAN LAHAN TERHADAP KARAKTERISTIK HIDROLOGIS DAN EROSI PADA WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI TIWORO = EFFECT OF LAND COVER CHANGES ON HYDROLOGICAL CHARACTERISTICS AND EROSION IN THE TIWORO WATERSHED. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
M012202010-UiTIjcE7o8HCA65q-20250106173026.jpg

Download (303kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
M012202010-1-2.pdf

Download (599kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
M012202010-dp.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
M012202010-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 December 2026.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

ALADIN TUNDA. Pengaruh Perubahan Penutupan Lahan Terhadap Karakteristik Hidrologis Dan Erosi Pada Wilayah Daerah Aliran Sungai Tiworo (dibimbing oleh Daud Malammasam, Andang Suryana Soma Dan La Baco Sudia) Latar belakang. Perubahan Penutupan lahan di daerah aliran sungai (DAS) dapat mempengaruhi berbagai aspek hidrologi seperti aliran sungai, pengendapan, dan kualitas air. Tutupan lahan yang berubah, dari hutan menjadi lahan pertanian atau permukiman, dapat menyebabkan perubahan signifikan dalam siklus hidrologi lokal. perubahan tutupan lahan di DAS telah mempengaruhi sistem hidrologi dan kualitas lingkungan secara signifikan. Keberadaan DAS Tiworo, juga tak luput dari ancaman deforestasi, dan kondisinya saat ini diperhadapkan dengan berbagai ancaman kerusakan sumberdaya lahan dan air. Hal ini diakibatkan oleh aktivitas masyarakat dengan semakin meningkatkan luasan pembukaan lahan hutan untuk menjadi lahan pertanian. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penutupan lahan dan dampaknya terhadap karakteristik hidrologi dan erosi serta menentukan arahan konservasi pengelolaan di DAS Tiworo. Metode. Pengaruh penutupan lahan terhadap karakteristik hidrologi dan erosi di analisis menggunakan Model SWAT (Soil and Water Assessment Tool) dan penentuan arahan konservasi pengelolan DAS Tiworo berdasarkan sebaran erosi dan fungsi kawasan. Hasil. Hasil penelitian ini Periode 2012 sampai 2022 penurunan luas hutan dan peningkatan luas lahan pertanian bercampur semak belukar, tambak dan pemukiman berdampak pada penurunan aliran lateral (Inter Flow) dan aliran bawah tanah (ground water). Serta peningkatan pada lipasan permukaan (surface runoff) Dampaknya adalah peningkatan erosi hingga 1.836,53 ton/ha/tahun. Hal ini memicu peningkatan fluktuasi debit maksimum (Qmax), debit minimum (Qmin), dan koefisien rezim aliran (KRA) akibat berkurangnya infiltrasi dan meningkatnya limpasan permukaan. Terdapat sembilan arahan konservasi pengelolaan DAS Tiworo dengan menggunakan metode vegetatif dan sipil teknis yang mempertimbangkan tingkat erosi, penutupan lahan dan fungsi kawasan di masing-masing sub-DAS.Kesimpulan. Informasi penutupan lahan, karakteristik hidrologi serta sebaran erosi dan arahan pengelolaan konservasi pada penelitian ini sangat penting untuk keberlanjutan sumber daya air serta menjaga keseimbangan antara pemanfaatan lahan dan konservasi lingkungan dan menjadi acuan untuk keberlanjutan pengelolaan DAS di masa depan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Perubahan Penutupan Lahan; DAS Tiworo; Parameter Hidrologi; Peningkatan Aliran Permukan;Laju Erosi; Debit (Qmax), Debit (Qmin).
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Sep 2025 02:21
Last Modified: 22 Sep 2025 02:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49665

Actions (login required)

View Item
View Item