KORELASI KADAR HIGH-SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN DAN HEMOGLOBIN A1C DENGAN LUARAN SINDROM KORONER AKUT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 = CORRELATION OF HIGH-SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN AND HEMOGLOBIN A1c LEVELS WITH ACUTE CORONARY SYNDROME OUTCOMES IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS


KHAIR, FATHUL (2025) KORELASI KADAR HIGH-SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN DAN HEMOGLOBIN A1C DENGAN LUARAN SINDROM KORONER AKUT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 = CORRELATION OF HIGH-SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN AND HEMOGLOBIN A1c LEVELS WITH ACUTE CORONARY SYNDROME OUTCOMES IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C015202013-Cover.jpg

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C015202013-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (130kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C015202013-dp(FILEminimizer).pdf

Download (133kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C015202013-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2027.

Download (670kB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK FATHUL KHAIR: Korelasi kadar high-sensitivity c-reactive protein dan hemoglobin a1c dengan luaran sindrom koroner akut pada pasien diabetes melitus tipe 2 (dibimbing oleh Husaini Umar dan Pendrik Tandean) Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) menyebabkan perubahan patofisiologis sekunder pada berbagai organ tubuh. Sindrom koroner akut (SKA) merupakan bentuk yang paling serius dari penyakit jantung koroner dan high- sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) sebagai biomarker inflamasi telah terbukti berhubungan dengan prognosis pada pasien SKA. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan hemoglobin terglikasi (HbA1c) memperburuk luaran klinis pasien T2DM yang mengalami SKA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi kadar hs-CRP dan HbA1c dengan luaran SKA di rumah sakit pada pasien T2DM. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien T2DM dengan SKA di Rumah Sakit dr.Wahidin Sudirohusodo periode November 2023 - Juni 2024. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil: Penelitian ini terdiri dari 60 laki-laki (68,2%) dan 28 perempuan (31,8%) dengan usia rata-rata 61 tahun. Analisis kadar hs-CRP dan HbA1c dengan luaran menunjukkan tidak ada korelasi yang signifikan (p>0,05). Analisis kadar hs-CRP dan HbA1c dengan jumlah luaran menunjukkan korelasi yang signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Tidak ada korelasi antara kadar hs-CRP dan HbA1c dengan luaran SKA, tetapi ada korelasi antara kadar hs-CRP dan HbA1c dengan jumlah luaran SKA selama rawat inap pasien T2DM yang mengalami SKA.

Keyword : T2DM, SKA, high‐sensitivity C‐Reactive Protein, HbA1c, Luaran.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: T2DM, ACS, high‐sensitivity C‐Reactive Protein, HbA1c, in-hospital outcome.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 22 Sep 2025 02:25
Last Modified: 22 Sep 2025 02:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49663

Actions (login required)

View Item
View Item