KARAKTERISASI SIFAT EDAFIS DAN VEGETASI PADA TAMAN HUTAN RAYA NIPA-NIPA SULAWESI TENGGARA = CHARACTERISATION OF EDAPHIC AND VEGETATION CHARACTERISTICS IN THE NIPA-NIPA BOTANICAL FOREST PARK OF SOUTHEAST SULAWESI


SAPUTRA, ALAN (2024) KARAKTERISASI SIFAT EDAFIS DAN VEGETASI PADA TAMAN HUTAN RAYA NIPA-NIPA SULAWESI TENGGARA = CHARACTERISATION OF EDAPHIC AND VEGETATION CHARACTERISTICS IN THE NIPA-NIPA BOTANICAL FOREST PARK OF SOUTHEAST SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
M012201008-tQe5HyZiU8dGa9zD-20250107142310.jpg

Download (91kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
M012201008-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
M012201008-dp.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
M012201008-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 December 2026.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Perbedaan ketinggian tempat dan kedalaman tanah merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sifat tanah. Penting untuk mengetahui kondisi sifat fisik dan kimia tanah serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetasi pada Tahura Nipa-Nipa Sulawesi Tenggara untuk memaksimalkan pengelolaan Tahura kedepannya, apalagi belum ada satupun penelitian terkait ini pada lokasi tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan kimia tanah di Taman Hutan Tahura Nipa-Nipa Sulawesi Tenggara pada lima ketinggian tempat dan tiga kedalaman tanah berbeda. Metode. Pengambilan sampel tanah dan analisis vegetasi dilakukan pada 27 plot di lima ketinggian tempat (<100, 100-200, 201-300, 301-400, >400) mdpl, pengambilan sampel tanah dilakukan pada tiga kedalaman (0-20, 21-40, 41-60) cm. Analisis hubungan variabel penelitian menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan analisis korelasi Spearman. Hasil. Ketinggian tempat dan kedalaman tanah secara umum mempengaruhi sifat fisik dan kimia tanah. Warna tanah berubah semakin terang seiring bertambahnya kedalaman tanah sejalan dengan penurunan kelembaban tanah. Kandungan N, P, K tertinggi terdapat pada ketinggian 301-400 mdpl. C-organik tertinggi terdapat pada ketinggian >400 mdpl. sedangkan, pH tanah tertinggi terdapat pada ketinggian 100-200 mdpl. Semua sifat tanah berkorelasi positif kecuali pH tanah. Jumlah vegetasi yang ditemukan sebanyak 41 jenis dan 27 famili. Terdapat hubungan yang erat antara kelembaban tanah, N, P, K, C-organik, dan tekstur fraksi pasir dengan dominansi jenis, indeks kemerataan jenis serta dan diameter batang pada ketinggian <100, 301-400, dan >400 mdpl. Sedangkan pada ketinggian 100-200 dan 201-300 mdpl terdapat hubungan yang erat antara pH tanah, tekstur fraksi debu dan liat dengan tinggi pohon, kerapatan, frekuensi, indeks keanekaragaman dan indeks kekayaan jenis. Kesimpulan. Informasi sifat tanah pada penelitian ini sangat penting untuk pengelolaan Tahura Nipa-Nipa kedepannya terutama berkaitan dengan penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Sifat Fisik Tanah; Sifat Kimia Tanah; Vegetasi; Ketinggian tempat; Kedalaman Tanah; Tahura Nipa-Nipa
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Sep 2025 02:05
Last Modified: 22 Sep 2025 02:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49658

Actions (login required)

View Item
View Item