EKSPLORASI EFEKTIVITAS NANOPARTIKEL METFORMIN-PBA DAN PENGEMBANGAN MODE UJI IN VIVO GLUCOSE-RESPONSE PADA DROSOPHILA MELANONGASTER = EXPLORING THE EFFECTIVENESS OF METFORMIN-PBA NANOPARTICLES AND THE DEVELOPMENT OF AN IN VIVO GLUCOSE- RESPONSE TEST MODEL IN DROSOPHILA MELANOGASTER


KOMITESARISWATY, IRMA SRI (2025) EKSPLORASI EFEKTIVITAS NANOPARTIKEL METFORMIN-PBA DAN PENGEMBANGAN MODE UJI IN VIVO GLUCOSE-RESPONSE PADA DROSOPHILA MELANONGASTER = EXPLORING THE EFFECTIVENESS OF METFORMIN-PBA NANOPARTICLES AND THE DEVELOPMENT OF AN IN VIVO GLUCOSE- RESPONSE TEST MODEL IN DROSOPHILA MELANOGASTER. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011211161-Cover.jpg

Download (372kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C011211161-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (192kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011211161-dp(FILEminimizer).pdf

Download (153kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011211161-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2027.

Download (525kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 adalah penyakit metabolik yang seringkali disertai dengan komplikasi kronis yang tinggi. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi yang tinggi di dunia. Adapun, terapi yang umum digunakan ialah penggunaan anti diabetik oral yaitu: metformin. Namun, penggunaan metformin secara oral terdapat beberapa efek samping seperti: hipoglikemia dan gangguan gastrointestinal. Maka dari itu, riset ini mengkombinasikan metformin dalam bentuk nanopartikel yang dikombinasikan dengan PBA sebagai agen glucose response yang mampu mengontrol pelepasan obat sehingga mampu mengurangi efek samping hipoglikemia dan pengembangan model uji in vivo dengan menggunakan lalat buah (Drosophila melanogaster). Tujuan: Mengetahui efektivitas nanopartikel metformin-PBA dan pengembangan mode uji in vivo glucose-response pada Drosophila melanongaster. Metode Penelitian: Riset ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan secara empiris melalui eksperimen. Hasil: Penelitian ini mengembangkan NP-MTF-GR dengan gelatin sebagai polimer dan PBA sebagai bahan glucose response, menggunakan glutaraldehyde sebagai crosslinker untuk meningkatkan sifat fisik dan kimia nanopartikel. Formula optimal (formula 3) memiliki ukuran partikel 2 µm dan efisiensi entrapment yang terbaik. Metode analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan koefisien relasi 0,9994 dan akurasi serta presisi di bawah 15%. Lalat buah digunakan sebagai hewan uji, dengan penginduksian glukosa pada pakan 30%. Dosis metformin (MTF) optimal ditemukan pada 2,5 mM. Evaluasi massa tubuh dan masa hidup lalat menunjukkan hasil yang akurat dan konsisten. Uji pelepasan in vitro menunjukkan bahwa NP-MTF- GR dirilis terkontrol dalam 24 jam, dengan variasi pelepasan tergantung pada media dan kondisi lalat. Kesimpulan: Formulasi ini menunjukkan potensi dalam respons terhadap glukosa, penyerapan MTF, serta hasil yang menjanjikan pada pengujian in vivo dan in vitro, menyoroti potensi aplikasinya pada respons glukosa dan pengobatan terkait diabetes.

Keyword : Diabetes, Metformin, Nanopartikel, Glucose Response, Drosophila melanogaster.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Diabetes, Metformin, Nanoparticles, Glucose Response, Drosophila melanogaster.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 18 Sep 2025 07:07
Last Modified: 18 Sep 2025 07:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49622

Actions (login required)

View Item
View Item