TINGKAT ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA PETERNAK SAPI POTONG DI DESA LOMPO TENGAH KECAMATAN TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU


NUR, SAHARUDDIN (2019) TINGKAT ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA PETERNAK SAPI POTONG DI DESA LOMPO TENGAH KECAMATAN TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_I11115537(FILEminimizer)..ok cover.jpg

Download (241kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_I11115537(FILEminimizer)..ok 1-2.pdf

Download (832kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_I11115537(FILEminimizer)..ok dapus-lam.pdf

Download (747kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_I11115537(FILEminimizer)..ok.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

SAHARUDDIN NUR. I11115537. Tingkat Adopsi Inovasi Teknologi Inseminasi Buatan pada Peterna Sapi Potong di Desa Lompo Tengah Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Dibimbing oleh: Agustina Abdullah dan Veronica Sri Lestari.
Permintaan daging sapi yang terus meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan jumlah penduduk di Indonesia menurut Bapennas pada tahun 2018 adalah 265 juta jiwa. Produksi dalam negeri dipenuhi dari produk impor berupa daging sapi beku 20% dan sapi bakalan yang digemukkan di dalam negeri 15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong di Desa Lompo Tengah Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2019 dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian yaitu 33 peternak yang mengadopsi teknologi IB. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan bantuan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi inovasi teknologi IB pada sub variabel waktu memiliki rata-rata bobot 65.3 dikategorikan Cukup Sering/Sedang/Cukup Lama, pada sub variabel mutu IB memiliki rata-rata bobot 70.3 dikategorikan Cukup tahu/Cukup setuju/Cukup baik, sub variabel luas penerapan IB memiliki rata-rata bobot 94.3 dikategorikan Keseluruhan/Sangat puas/Tinggi. Berdasarkan rekapitulasi tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan, dengan jumlah skor 229.9 dikategorikan sedang, hal ini dikarenakan bahwa rendahnya pengetahuan peternak mengenai inseminasi buatan masih perlu di tingkatkan melalui peningkatan intensifikasi kegiatan penyuluhan mengenai inseminasi buatan.
Kata Kunci: Inseminasi Buatan, Peternak, Tingkat Adopsi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 08 Jun 2021 01:39
Last Modified: 08 Jun 2021 01:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/4855

Actions (login required)

View Item
View Item