Pengaruh Parameter Arus dan Gelombang Terhadap Sebaran Life Form Karang Pada Zona Reef Slope di Pulau Barranglompo = Influence of Parameters Currents and Waves on Coral Life Form Distribution in Reef Slope Zone of Barranglompo Island


ALIYFA, SITTI MUTIARA NUR (2025) Pengaruh Parameter Arus dan Gelombang Terhadap Sebaran Life Form Karang Pada Zona Reef Slope di Pulau Barranglompo = Influence of Parameters Currents and Waves on Coral Life Form Distribution in Reef Slope Zone of Barranglompo Island. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211038-4cRtFvKw31xE2amP-20250820143237.jpg

Download (59kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211038-1-2.pdf

Download (671kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211038-dp.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211038-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Ekosistem terumbu karang di perairan memiliki peran ekologi dan ekonomi penting, namun rentan terhadap perubahan lingkungan oseanografi yang memengaruhi sebaran dan bentuk pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi oseanografi, tutupan dasar perairan, kondisi dan variasi life form karang, serta menganalisis signifikansi arus dan gelombang terhadap sebaran life form di Pulau Barranglompo. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung parameter oseanografi dan metode Line Intercept Transect (LIT) untuk pendataan karang, didukung data sekunder arus dan gelombang periode April 2024-April 2025 yang diperoleh melalui website Copernicus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi oseanografi di Pulau Barranglompo masih tergolong optimal untuk pertumbuhan karang, kecuali salinitas. Tutupan dasar didominasi oleh live coral (36,50%-51,46%) dan abiotik (30,27%-53,11%), dengan kondisi live coral termasuk kategori sedang hingga baik. Ditemukan 8-11 kategori life form karang dengan kategori yang mendominasi variasi frekuensi kemunculan adalah Coral Massive, Coral Submassive, dan Acropora Submassive, sedangkan yang mendominasi variasi panjang koonii/individu yaitu Coral Massive, Coral Foliose, dan Acropora Encrusting. Analisis t-test antara perbedaan dua lokasi arus dan gelombang yang memiliki kondisi yang berbeda menunjukkan bahwa life form dengan kode ACS dan CM memiliki perbedaan signifikan (<0,05) untuk variasi frekuensi kemunculan, dan kode ACE memiliki perbedaan signifikan (<0,05) untuk variasi panjang koloni/individu. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebaran bentuk pertumbuhan karang umumnya dipengaruhi oleh pergerakan massa air (arus dan gelombang) serta didukung juga oleh faktor lain seperti kestabilan oseanografi perairan, kondisi atmosfer, kegiatan antropogenik, dan ketersediaan nutrien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Barranglompo, bentuk pertumbuhan, oseanografi, terumbu karang, variasi sebaran.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Dec 2025 05:19
Last Modified: 24 Dec 2025 05:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/47557

Actions (login required)

View Item
View Item