Kebijakan Pengembangan Produk Olahan Susu Tradisonal “Dangke” Di Kabupaten Enrekang


Ridwan, Muh. (2017) Kebijakan Pengembangan Produk Olahan Susu Tradisonal “Dangke” Di Kabupaten Enrekang. Prosiding Seminar Nasional Pertanian, Asosiasi Agribisnis Indonesia,.

[thumbnail of 13.Muh.Ridwan_Kebijakan pengembangan dangke senagai produk unggulan lokal_Fullpaper Semnas UNMUH MKS.pdf] Text
13.Muh.Ridwan_Kebijakan pengembangan dangke senagai produk unggulan lokal_Fullpaper Semnas UNMUH MKS.pdf

Download (318kB)

Abstract (Abstrak)

Pengembangan produk unggulan agroindustri memerlukan upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing. Salah satu produk agroindustri peternakan yang potensial adalah dangke, produk olahan susu sapi/kerbau. Industri dangke kurang mendapat perhatian dalam pengembangannya sehingga produk ini kurang dikenal, padahal produk tersebut memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu sumber protein hewani dalam rangka pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Kurang optimalnya usaha pembinaan yang dilakukan saat ini kemungkinan disebabkan karena ketidakmampuan pihak pemerintah dalam mengidentifikasi secara tepat terhadap apa yang dibutuhkan industri kecil dangke untuk dapat berkembang dan sukses. Penelitian ini bertujuan merumuskan arah kebijakan pengembangan produk olahan susu tradisonal Dangke di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengembangan industri peternakan sapi perah harus dimulai dari aspek produksi bahan baku yang tidak lain adalah pengembangan industri peternakan sapi perah. Disamping itu perlunya pengembangan strategi pemasaran sosial dan komunikasi yang tepat yang melibatkan semua stekeholders, inventarisasi jenis-jenis produk olahan makanan khas tradisional dangke yang potensial dikembangkan secara bisnis, menfasilitasi pertemuan business matching antara para asosiasi hotel dan restoran, jasa boga, industri makanan dan minuman, serta para usahawan di bidang pariwisata dengan produsen dangke dan produk-produk olahannya, dengan perioritas pengembangan harus berorientasi terhadap perkembangan budaya konsumen, kemajuan pariwisata dan permintaan pasar, baik pasar dalam negeri maupun eksport.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 25 May 2021 05:06
Last Modified: 25 May 2021 05:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/4721

Actions (login required)

View Item
View Item