KAJIAN RISIKO DAN MITIGASI BENCANA PADA KAWASAN WISATA PESISIR KABUPATEN TAKALAR (STUDI KASUS: KECAMATAN MANGARABOMBANG)


Budjang, Ahmad Fauzi (2021) KAJIAN RISIKO DAN MITIGASI BENCANA PADA KAWASAN WISATA PESISIR KABUPATEN TAKALAR (STUDI KASUS: KECAMATAN MANGARABOMBANG). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
D52116008_skripsi cover.png

Download (166kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D52116008_skripsi 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dp] Text (dp)
D52116008_skripsi dp.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
D52116008_skripsi----------.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Kawasan pesisir selain memiliki potensi berupa daya tarik wisata alam, juga memiliki potensi bencana yang dapat memberikan dampak negatif berupa kerugian dan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi wisata, tingkat risiko bencana dan arahan mitigasi bencana sesuai dengan risiko bencana di kawasan pesisir Kecamatan Mangarabombang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2020 hingga Agustus 2020 bertempat di Desa Topejawa, Lakatong, Cikoang, Punaga, dan Laikang. Data sekunder yang dibutuhkan yaitu data ancaman bencana, demografi dan tutupan lahan yang didapatkan melalui kunjungan instansi. Adapun data primer yang dibutuhkan yaitu data potensi wisata pesisir, harga lahan dan kapasitas wilayah yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan melihat potensi wisata pesisir, analisis tingkat risiko bencana melalui perhitungan tingkat ancaman, kerentanan dan kapasitas serta analisis sintesa kajian literatur untuk mengetahui arahan mitigasi bencana. Hasil penelitian ini yaitu terdapat delapan objek wisata pesisir yang terdiri dari objek wisata alam, budaya dan buatan. Adapun tingkat risiko bencana berada pada kelas tinggi untuk bencana tsunami, abrasi dan gelombang ekstrim, termasuk kelas sedang untuk bencana banjir dan cuaca ekstrim dan termasuk pada kelas rendah untuk bencana gempa bumi. Arahan mitigasi bencana disesuaikan berdasarkan risiko bencana yang terdiri dari mitigasi struktural seperti pengadaan shelter tsunami, penanaman mangrove dan hutan pantai, pembangunan sumur dan drainase resapan air hujan, pembangunan bangunan pelindung pantai, pengadaan sistem peringatan dini dan penerapan bangunan tahan gempa, serta mitigasi non-struktural seperti peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat serta pembentukan forum pengurangan risiko bencana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Wisata Pesisir, Risiko Bencana, Mitigasi Bencana, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 21 May 2021 06:13
Last Modified: 21 May 2021 06:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/4646

Actions (login required)

View Item
View Item