Pengaruh Berbagai Dosis Rumput Laut, Kappaphycus alvarezii pada Pakan Gel Terhadap Kandungan Kolesterol dan Rasio Konversi Pakan Kepiting Bakau, Scylla spp.

Ali, Milasari (2021) Pengaruh Berbagai Dosis Rumput Laut, Kappaphycus alvarezii pada Pakan Gel Terhadap Kandungan Kolesterol dan Rasio Konversi Pakan Kepiting Bakau, Scylla spp. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
L22116315_skripsi cover.png

Download (139kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
L22116315_skripsi 1-2.pdf

Download (887kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
L22116315_skripsi dp.pdf

Download (955kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
L22116315_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karaginan, yaitu kappa karaginan dan serat pangan khususnya yang larut dalam air yang diketahui berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dan mampu meningkatkan efisiensi pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis K. alvarezii yang terbaik pada pakan gel terhadap penurunan kandungan kolesterol daging dan rasio konversi pakan (FCR) pada kepiting bakau, Scylla spp. Penelitian dilakukan di Tambak Desa Mabbiring, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawasi Selatan. Hewan uji yang digunakan adalah kepiting bakau jantan berukuran bobot rata-rata 153,442±18,006 g yang dipelihara di dalam crab box berukuran panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 21 x 15 x 8 cm yang diisi 1 ekor kepiting per crab box. Total kepiting yang digunakan adalah 120 ekor. Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan dan masing-masing 3 ulangan, dengan dosis K. alvarezii 0 (perlakuan A), 10 (B), 20 (C) dan 30% (D) pada pakan gel. Parameter yang diukur adalah kadar kolesterol daging dan FCR serta kualitas air sebagai parameter pendukung. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis K. alvarezii yang berbeda pada pakan gel berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol daging dan FCR pada kepiting bakau. Kadar kolesterol terendah dan teritinggi diperoleh pada perlakuan D dan A. Sedangkan FCR semakin efisien dengan semakin meningkatnya dosis tepung K. alvarezii. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dosis terbaik tepung K. alvarezii pada pakan gel yang dikonsumsi oleh kepiting bakau adalah 30%.

Item Type: Thesis (Skripsi-S1)
Uncontrolled Keywords: Pakan gel, kadar kolesterol, Kappaphycus alvarezii , kepiting bakau, rasio konversi pakan.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 20 May 2021 00:08
Last Modified: 20 May 2021 00:08
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4566

Actions (login required)

View Item
View Item