PENGARUH LAMA PEMELIHARAAN PADA PENGGEMUKAN KEPITING BAKAU, Scylla spp. YANG MENGKONSUMSI PAKAN GEL MENGANDUNG RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii TERHADAP KANDUNGAN KOLESTROL DAGINGNYA

Suharyanti, Arini (2021) PENGARUH LAMA PEMELIHARAAN PADA PENGGEMUKAN KEPITING BAKAU, Scylla spp. YANG MENGKONSUMSI PAKAN GEL MENGANDUNG RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii TERHADAP KANDUNGAN KOLESTROL DAGINGNYA. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
L22116010_skripsi cover.png

Download (182kB) | Preview
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
L22116010_skripsi dp.pdf

Download (96kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
L22116010_skripsi 1-2.pdf

Download (538kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
L22116010_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (679kB)

Abstract (Abstrak)

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis namun memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi sekitar 76-78 mg/100g. Jumlah konsumsi pakan yang meningkat akan meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Solusinya adalah pemanfaatan bahan baku pakan yang akan menurunkan kadar kolesterol, salah satunya adalah rumput laut Kappaphycus alvarezii yang mengandung beberapa zat yang mampu menurunkan kadar kolesterol yaitu serat, omega-3, karagenan, vitamin C, dan β karoten. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama pemeliharaan yang tepat terhadap total kolesterol pada penggemukan kepiting bakau yang mengkonsumsi pakan gel mengandung tepung rumput laut, K. alvarezii. Bobot rata-rata kepiting bakau yang digunakan adalah 155±0,008 g dan dipelihara di dalam crab box yang terisi satu ekor setiapnya. Kepiting uji diberikan pakan gel mengandung 30% rumput laut K. alvarezii, dosis pakan yang diberikan sebanyak 10% dari bobot tubuh dengan frekuensi pemberian pakan dua kali sehari yaitu 30% pada waktu pagi hari dan 70% pada sore hari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan masing-masing tiga ulangan. Perlakuannya adalah 0 (perlakuan A) sebagai kontrol, 14 hari (B) dan 28 hari pemeliharaan (C). Parameter yang diukur adalah total kolesterol daging kepiting bakau, dan kualitas air meliputi suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut dan amoniak sebagai parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama pemeliharaan semakin menurun total kolesterol daging kepiting bakau. Hasil anova menunjukkan bahwa pemeliharaan pada penggemukan kepiting bakau yang mengkonsumsi pakan gel mengandung 30% K. alvarezii adalah berpengaruh nyata terhadap total kolesterol dagingnya. Hasil uji Tuckey menunjukkan bahwa perlakuan A berbeda nyata (p<0,05) dengan perlakuan B dan C, sedangkan antar perlakuan B dan C adalah tidak berbeda nyata (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa lama pemeliharaan yang tepat pada penggemukan kepiting bakau yang mengkonsumsi pakan gel mengandung 30% tepung rumput laut yang dipelihara di dalam crab box di perairan tambak adalah antara 14-18 hari.

Item Type: Thesis (Skripsi-S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Kappaphycus alvarezii, kepiting bakau, kolesterol, lama pemeliharaan, dan pakan gel
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 20 May 2021 00:09
Last Modified: 20 May 2021 00:09
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4564

Actions (login required)

View Item
View Item