PENINGKATAN SINTASAN DAN PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (Scylla olivacea) STADIA ZOEA MELALUI APLIKASI PAKAN ALAMI HASIL BIOENKAPSULASI KAROTENOID CANGKANG KEPITING NON EKONOMIS


EKAWATI, SRI RAHAYU (2008) PENINGKATAN SINTASAN DAN PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (Scylla olivacea) STADIA ZOEA MELALUI APLIKASI PAKAN ALAMI HASIL BIOENKAPSULASI KAROTENOID CANGKANG KEPITING NON EKONOMIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
srirahayue-297-1-ps0305 cover.jpg

Download (214kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
srirahayue-297-1-ps0305 1-2.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
srirahayue-297-1-ps0305 dapus-lam.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
srirahayue-297-1-ps0305.pdf

Download (948kB)

Abstract (Abstrak)

SRI RAHAYU EKAWATI. Peningkatan Sintasan dan Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla olivacea) Stadia Zoea Melalui Aplikasi Pakan Alami
Hasil Bioenkapsulasi Karotenoid Cangkang Kepiting Non Ekonomis; dibimbing oleh Haryati L. Tandipayuk dan Muh. Yusri Karim.
Karotenoid merupakan pigmen yang dihasilkan oleh organism tertentu. Cangkang kepiting non ekonomis karaka merupakan salah satu sumber bahan baku yang sangat strategis diisolasi untuk memperoleh karotenoid melalui proses ekstraksi menggunakan minyak ikan (Lavertraan Oil).
Penelitian ini bertujuan menentukan (1) dosis bioenkapsulasi emulsi karotenoid yang optimal untuk meningkatkan kandungan karotenoid Pakan alami (rotifer dan nauplius Artemia), (2) dosis bioenkapsulasi emulsi karotenoid yang optimal menghasilkan sintasan dan pertumbuhan larva kepiting bakau (S. olivacea ) yang maksimal.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober di Balai Budidaya Air Payau Loka, Takalar. sebagai lokasi pengkayaan dan pemeliharaan larva kepiting bakau (S. Olivacea), menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap dengan 5 (lima) perlakuan dan 3 kali ulangan. Ekstraksi dan analisis karotenoid dilakukan di laboratorium Kualitas Air Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin.
Hasil penelitian menunjukkan pengkayaan pada rotifer dosis 10,55 g/L dan nauplius Artemia dosis 10,07 g/L dengan menggunakan emulsi karotenoid optimal meningkatkan kandungan karotenoid dalam tubuh rotifer dan nauplius Artemia. Selanjutnya rotifer dan nauplius Artemia hasil pengkayaan tersebut setelah diberikan pada larva kepiting bakau (S. Olivacea), hasilnya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menghasilkan sintasan maksimum 49,07% pada dosis optimal 7,17 g/L dan pertumbuhan panjang tubuh dan lebar karapas optimal dicapai pada kisaran dosis 7,10 g/L - 8,36 g/L.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 20 May 2021 01:55
Last Modified: 20 May 2021 01:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/4494

Actions (login required)

View Item
View Item