Al-anshory, Fadhil (2022) Aplikasi Metode Improved Chi Square Automatic Interaction Detection dengan Koreksi Bias pada Ketidaklanjutan Siswa ke SM/Sederajat. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
![[thumbnail of H051181016_skripsi_02-12-2022 COVER1.png]](/44165/1.hassmallThumbnailVersion/H051181016_skripsi_02-12-2022%20COVER1.png)

H051181016_skripsi_02-12-2022 COVER1.png
Download (180kB) | Preview
![[thumbnail of H051181016_skripsi_02-12-2022 1-2.pdf]](/style/images/fileicons/text.png)
H051181016_skripsi_02-12-2022 1-2.pdf
Download (1MB)
![[thumbnail of H051181016_skripsi_02-12-2022 DP.pdf]](/style/images/fileicons/text.png)
H051181016_skripsi_02-12-2022 DP.pdf
Download (133kB)
![[thumbnail of H051181016_skripsi_02-12-2022.pdf]](/style/images/fileicons/text.png)
H051181016_skripsi_02-12-2022.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Badan Pusat Statistika (BPS) pada Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dalam Potret Pendidikan Maret 2020 menyebutkan faktor yang memengaruhi siswa tidak melanjutkan pendidikan ke SM/Sederajat yaitu jenis kelamin, pendidikan orang tua, status ekonomi, daerah tempat tinggal, penyandang disabilitas dan kemampuan beradaptasi pada jenjang yang lebih tinggi. Improved Chi Square Automatic Interaction Detection (CHAID) dengan koreksi bias merupakan pengembangan dari metode CHAID dengan mengandalkan perhitungan uji Tschuprow’s T dengan koreksi bias dalam proses pembentukan pohon klasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klasifikasi faktor-faktor yang memengaruhi siswa tidak melanjutkan pendidikan dari SMP/Sederajat ke SM/Sederajat. Hasil yang diperoleh pada pohon klasifikasi menghasilkan 9 klasifikasi. Berdasarkan hasil pohon klasifikasi, klasifikasi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke SM/Sederajat yaitu siswa penyandang disabilitas dan tidak memiliki akses teknologi informasi dan komunikasi dengan probabilitas 0.89, siswa yang bekerja bukan penyandang disabilitas dan tidak memiliki akses teknologi informasi dan komunikasi dengan probabilitas 0.73, dan siswa yang tidak bekerja bukan penyandang disabilitas dan tidak memiliki akses teknologi informasi dan komunikasi dengan probabilitas 0.60. Berdasarkan klasifikasi yang didapatkan faktor-faktor yang memengaruhi siswa tidak melanjutkan pendidikan ke SM/Sederajat adalah akses teknologi informasi dan komunikasi, status bekerja, dan penyandang disabilitas. Ketepatan klasifikasi dari hasil klasifikasi keberlanjutan siswa ke SM/Sederajat menggunakan metode Improved-CHAID dengan koreksi bias dengan proporsi data traning 80% dan data testing 20% yaitu 72.3033% pada data training dan meningkat 73.3300% pada data testing.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika |
Depositing User: | Nasyir Nompo |
Date Deposited: | 22 Apr 2025 01:12 |
Last Modified: | 22 Apr 2025 01:12 |
URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/44165 |