PERLINDUNGAN HUKUM ATAS PRODUK KOPI BONTOCANI MELALUI PENDAFTARAN INDIKASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN = LEGAL PROTECTION FOR BONTOCANI COFFEE PRODUCTS THROUGH REGISTRATION OF GEOGRAPHICAL INDICATIONS IN BONE REGENCY SOUTH SULAWESI PROVINCE


Fachriah, Hafifah Rezky (2024) PERLINDUNGAN HUKUM ATAS PRODUK KOPI BONTOCANI MELALUI PENDAFTARAN INDIKASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN = LEGAL PROTECTION FOR BONTOCANI COFFEE PRODUCTS THROUGH REGISTRATION OF GEOGRAPHICAL INDICATIONS IN BONE REGENCY SOUTH SULAWESI PROVINCE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
B011191095_skripsi_29-01-2024 cover1.png

Download (129kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011191095_skripsi_29-01-2024 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011191095_skripsi_29-01-2024 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
B011191095_skripsi_29-01-2024.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2026.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

HAFIFAH REZKY FACHRIAH, (B011191095), dengan judul “Perlindungan Hukum Atas Produk Kopi Bontocani Melalui Pendaftaran Indikasi Geografis Di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.” Dibimbing oleh Winner Sitorus sebagai Pembimbing Utama dan Aulia Rifai sebagai Pembimbing Pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Kopi Bontocani sehingga diketahui potensi perlindungan hukum Indikasi Geografis, serta pentingnya upaya pendaftaran Kopi Bontocani sebagai produk Indikasi Geografis.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yaitu penelitian hukum yang didukung oleh data dan fakta yang diperoleh langsung dari masyarakat dan studi kepustakaan. Penelitian ini dilakukan di Desa Bana, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis sumber data yaitu data primer maupun data sekunder yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan teori-teori dan studi empiris untuk membuat klaim yang valid.
Hasil penelitian, yaitu : (1) Kopi Bontocani memiliki karakteristik dengan hasil uji laboratorium di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (LP-PUSLITKOKA), Kopi Bontocani memiliki cita rasa beragam seperti chocolaty, spicy clove like, woody, bitter & astringent aftertaste, low acidity. Hasil akhir menunjukkan bahwa skor 64.50 (good). Kopi Bontocani juga diketahui memiliki aroma jagung dengan rasa yang beragam yaitu dark choco, nutty, dan aftertaste black tea. Mutu cita rasa serta karakteristik tersebut dipengaruhi oleh faktor alam yaitu geografis, iklim, struktur tanah, serta ketinggian. Selain itu, dipengaruhi oleh faktor manusia dengan pengolahan dan keterjagaan kawasan budidaya vegetasi wilayah tersebut. Namun demikian, dari hasil uji lab final score yang diperoleh belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal kekayaan Intelektual untuk dapat didaftarkan Indikasi Geografis yaitu dengan score minimal 80.00, maka perlu dilakukan perbaikan standar operasional prosedur pengolahan agar layak untuk didaftarkan Indikasi Geografis. (2) Pentingnya pendaftaran Indikasi Geografis Kopi Bontocani karena memiliki reputasi dan pemasaran yang baik dan sebagai produk unggulan dari Kabupaten Bone yang memiliki potensi nilai ekonomi yang akan mendorong perekonomian masyarakat, tetapi belum dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis karena belum didaftarkan. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian khusus dari pemerintah daerah dan masyarakat terkait urgensi pendaftaran Indikasi Geografis.

Kata Kunci: Indikasi Geografis; Kopi Bontocani; Perlindungan Hukum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bontocani Coffee; Geographical Indication; Legal Protection.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 09 Jul 2024 07:10
Last Modified: 09 Jul 2024 07:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/35242

Actions (login required)

View Item
View Item