PRO KONTRA CUITAN PENGGUNA TWITTER TERHADAP WACANA POLITIK JOKOWI 3 PERIODE MENJELANG PERGANTIAN PRESIDEN TAHUN 2024 = PROS AND CONS OF TWEETS BY TWITTER USERS ON JOKOWI'S POLITICAL DISCOURSE 3 PERIODS AHEAD OF THE 2024 PRESIDENTIAL CHANGE


Qalbi, Latifah Tul (2023) PRO KONTRA CUITAN PENGGUNA TWITTER TERHADAP WACANA POLITIK JOKOWI 3 PERIODE MENJELANG PERGANTIAN PRESIDEN TAHUN 2024 = PROS AND CONS OF TWEETS BY TWITTER USERS ON JOKOWI'S POLITICAL DISCOURSE 3 PERIODS AHEAD OF THE 2024 PRESIDENTIAL CHANGE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E041191035_skripsi_09-08-2023 caver1.jpg

Download (266kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E041191035_skripsi_09-08-2023 bab 1-2.pdf

Download (946kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E041191035_skripsi_09-08-2023 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E041191035_skripsi_09-08-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 December 2025.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Wacana politik yang muncul menjelang pemilan presiden adalah masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. Berkembangnya wacana politik seiring pula dengan media sosial yang telah menempatkan ruang demokrasi dalam babak baru dari komunikasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengemasan cuitan-cuitan pro dan kontra pengguna Twitter lainnya terhadap isu Jokowi 3 Periode di Twitter.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis wacana Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuitan pro pengguna Twitter terhadap wacana Jokowi 3 Periode dikemas secara berbeda-beda dengan gaya bahasa dan tutur kata yang menunjukkan nilai ekspresif pengguna terhadap wacana Jokowi 3 Periode. Sedangkan cuitan kontra pengguna Twitter terhadap wacana Jokowi 3 Periode dikemas dengan gaya bahasa eufisme dan tutur kata pengguna menunjukkan nilai justifikasi terhadap wacana Jokowi 3 Periode.
Dalam praktik kewacanannya, jika pengguna pro menggungah cuitan dalam bentuk dukungan maka respon yang muncul cenderung berbentuk afirmasi meski terdapat pengguna lain yang menentang cuitan pro. Sedangkan pengguna yang kontra mengunggah cuitan atas isu Jokowi 3 Periode dalam bentuk penolakan, respon yang muncul sebagian besar merupakan sinisme. Pada dimensi sosial kultural, wacana Jokowi 3 periode di Twitter muncul sebagai bagian dari kebebasan berpendapat di media sosial lalu menimbulkan diskursus dalam masyarakat terdapat pihak yang setuju dan menolak karena terkesan wacana tersebut hanyalah sebatas tuntutan politik praktis.

Keywords : Wacana Politik, Media Sosial, Komunikasi Politik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Political Discourse, Social Media, Political Communication
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 26 Mar 2024 03:27
Last Modified: 26 Mar 2024 03:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/31492

Actions (login required)

View Item
View Item