Morfologi dan Klasifikasi Tanah Berdasarkan Toposekuen di Kecamatan Sinjai Barat, Sulawesi Selatan


Balalembang, Melki Dende (2023) Morfologi dan Klasifikasi Tanah Berdasarkan Toposekuen di Kecamatan Sinjai Barat, Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G11116558_skripsi_25-10-2022 cover1.png]
Preview
Image
G11116558_skripsi_25-10-2022 cover1.png

Download (166kB) | Preview
[thumbnail of G11116558_skripsi_25-10-2022 1-2.pdf] Text
G11116558_skripsi_25-10-2022 1-2.pdf

Download (615kB)
[thumbnail of G11116558_skripsi_25-10-2022 dp.pdf] Text
G11116558_skripsi_25-10-2022 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of G11116558_skripsi_25-10-2022.pdf] Text
G11116558_skripsi_25-10-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 November 2025.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Sinjai barat memiliki bentuk wilayah perbukitan dan pengunungan merupakan salah satu daerah pengembangan sektor pertanian, namun perbedaan topografi dapat memberikan karakteristik tanah ataupun jenis tanah yang berbeda. Sehingga dalam upaya peningkatan potensi pertanian di sinjai barat, diperlukan informasi tanah pada daerah tersebut melalui pendekatan pemahaman klasifikasi tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tanah dan klasifikasinya sampai tingkat subgrup berdasarkan toposekuen di Kecamatan Sinjai Barat Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Titik profil ditetapkan menggunakan garis transek berdasarkan perbedaan topografi. Pengamatan yang dilakukan yaitu pengamatan morfologi tanah dan analisis sifat fisik kimia tanah diantaranya bobot isi, pH, karbon organik, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa, Al, Fe, dan retensi P. Pengklasifikasian tanah menggunakan sistem taksonomi tanah USDA sampai kategori subgrup. Hasil. Jenis tanah yang ditemukan di Kecamatan Sinjai Barat tergolong ordo Ultisols dan Andisols. Profil 1 (523 m dpl) subgrup Typic Palehumults terdapat epipedon okrik dan horizon penciri argillik. Profil 2 (1050 m dpl) subgrup Typic Paleudults terdapat epipedon umbrik, dan horizon penciri argillik. Profil 3 (1300 m dpl), profil 4 (1500 m dpl), profil 5 (1600 m dpl) subgrup Alfic Hapludands dan terdapat epipedon umbrik serta horizon penciri argillik. Kesimpulan. Pada setiap profil tanah menunjukkan tingkat perkembangan tanah dewasa sampai tua dapat dilihat dari perbedaan ketebalan solum tanah serta kenampakan horizon A dan B. Profil 1 subgrup Typic Palehumults. Profil 2 subgrup Typic Paleudults. Profil 3, profil 4, dan profil 5 subgrup Alfic Hapludands.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 23 Apr 2024 03:15
Last Modified: 23 Apr 2024 03:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30794

Actions (login required)

View Item
View Item