Pengaruh Perlakuan Jarak Tanam Terhadap Keanekaragaman Serangga Hama dan Musuh Alami Pada Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.)


Rezeki, Errina Risti (2023) Pengaruh Perlakuan Jarak Tanam Terhadap Keanekaragaman Serangga Hama dan Musuh Alami Pada Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G11116552_skripsi_02-01-2023 1-2.pdf] Text
G11116552_skripsi_02-01-2023 1-2.pdf

Download (650kB)
[thumbnail of G11116552_skripsi_02-01-2023 cover1.png]
Preview
Image
G11116552_skripsi_02-01-2023 cover1.png

Download (90kB) | Preview
[thumbnail of G11116552_skripsi_02-01-2023 dp.pdf] Text
G11116552_skripsi_02-01-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of G11116552_skripsi_02-01-2023.pdf] Text
G11116552_skripsi_02-01-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Kangkung darat merupakan sayuran hijau mengandung vitamin dan mineral yang disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi tanaman kangkung adalah jarak tanam. Pengaturan jarak tanam optimal dapat menciptakan mikro habitat ideal di sekitar tanaman sehingga berpotensi menekan perkembangan serangga hama. Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh jarak tanam terhadap keanekaragaman serangga hama dan musuh alaminya pada pertanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) Penelitian telah dilakukan di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada bulan Februari sampai Mei 2020. Kegiatan identifikasi serangga hama dilakukan di Laboratorium Hama, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Penelitian dilakukan dengan empat perlakuan jarak tanam yakni: P1= jarak tanam 5 cm x 5 cm; P2= jarak tanam 5 cm x 10 cm, P3= jarak tanam 5 cm x 15 cm dan P4 = benih disebar (tanpa jarak tanam). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Penangkapan serangga dilakukan dengan memakai sweep net dan pitfall trap. Metode pengambilan sampel menggunakan pola diagonal. Pengamatan serangga hama dan musuh alami pada pertanaman kangkung dimulai saat tanaman berumur 7 HST dengan interval 7 hari sampai menjelang panen. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa: 1) nilai indeks keanekaragaman (H’) serangga hama tertinggi percobaan pitfall trap ditemukan pada perlakuan P2, sweep net pada perlakuan P1 dan visual padaperlakuan P3. Pengamatan arthropoda musuh alami tertinggi ditunjukkan oleh pitfall trap pada perlakuan P4, pengamatan sweep net pada perlakuan P1 dan visual pada perlakuan P3. 2) arthropoda musuh alami pada Hymenoptera (Formicidae) dan Coleoptera (Coccinellidae) yang paling banyak tertangkap di lahan kangkung darat pada semua pengamatan; 3) Serangga hama yang mendominasi pertanaman kangkung darat di semua pengamatan adalah Valanga nigricornis (Orthoptera: Acrididae); dan 4) hasil panen tanaman kangkung darat tertinggi pada perlakuan P1.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 22 Apr 2024 01:19
Last Modified: 22 Apr 2024 01:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30792

Actions (login required)

View Item
View Item