STATUS HARA TANAH PADA KEBUN RAKYAT KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT = OIL NUTRIENT STATUS IN ARABICA COFFEE (COFFEA ARABICA) COMUNITY GARDENS SINJAI BORONG DISTRICT, SINJAI REGENCY BASED ON ALTITUDE


Irsan, Ahmad (2023) STATUS HARA TANAH PADA KEBUN RAKYAT KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT = OIL NUTRIENT STATUS IN ARABICA COFFEE (COFFEA ARABICA) COMUNITY GARDENS SINJAI BORONG DISTRICT, SINJAI REGENCY BASED ON ALTITUDE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G11116510_skripsi_07-11-2022 cover1.png

Download (162kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G11116510_skripsi_07-11-2022 1-2.pdf

Download (666kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G11116510_skripsi_07-11-2022 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
G11116510_skripsi_07-11-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Tinggi rendahnya status hara tanah dapat dipengaruhi oleh curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian tempat dan pengelolaan tanah. Untuk mengetahui status hara dalam tanah dapat dilakukan dengan cara pendekatan analisis tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran status hara perkebunan kopi arabika kecamatan sinjai borong. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Menggunakan metode purposive sampling berdasarkan ketinggian tempat yang ditentukan dengan pengamatan peta administrasi dan topografi. Pada setiap titik pengamatan dilakukan pembuatan profil tanah dan pengembilan sampel tanah dilakukan perlapisan yang kemudian dianalisis di laboratorium Universitas Hasanuddin dengan parameter bulk density, tekstur tanah, pH, H2O, C-Organik, N-Total, P2O5, KTK, Ca, Mg, dan K. Bersadarkan hasil analisis laboratorium, status hara dikarakteristikkan untuk menentukan kesuburan tanah menggunakan metode Indeks Kesuburan Tanah yakni dengan mengkombinasikan sifat kimia tanah dan status kesuburannya Hasil. Berdasarkan hasil pengkelasan nilai analisis laboratorium status hara dengan formulasi SFI (Soil fertility index) pada lokasi pengamatan menunjukkan status hara yang berstatus sedang. Dimana, ketinggian tempat tidak mempengaruhi nilai status hara dan kesuburan tanah, akan tetapi terdapat parameter lain yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya status hara seperti curah hujan, kemiringan lereng dan variasi vegetasi. Kesimpulan. Hal ini mengindikasikan bahwa ketinggian tempat tidak berpengaruh secara langsung terhadap status hara dalam tanah.

Kata kunci : status hara, kesuburan tanah, ketinggian tempat,Sinjai Borong

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: nutrient status, soil fertility, altitude, Sinjai Borong
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 23 Apr 2024 06:23
Last Modified: 23 Apr 2024 06:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30780

Actions (login required)

View Item
View Item