PENGARUH CAIRAN PENGEKSTRAKSI TERHADAP KADAR FUCOXANTHIN PADA Sargassum polycystum ASAL KABUPATEN TAKALAR YANG DIANALISIS SECARA HPLC


Asri, Putri Ardinasrayanti (2023) PENGARUH CAIRAN PENGEKSTRAKSI TERHADAP KADAR FUCOXANTHIN PADA Sargassum polycystum ASAL KABUPATEN TAKALAR YANG DIANALISIS SECARA HPLC. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N011191064_skripsi_14-03-2023 1-2.pdf] Text
N011191064_skripsi_14-03-2023 1-2.pdf

Download (934kB)
[thumbnail of N011191064_skripsi_14-03-2023 cover1.png]
Preview
Image
N011191064_skripsi_14-03-2023 cover1.png

Download (127kB) | Preview
[thumbnail of N011191064_skripsi_14-03-2023 dp.pdf] Text
N011191064_skripsi_14-03-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of N011191064_skripsi_14-03-2023.pdf] Text
N011191064_skripsi_14-03-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

PUTRI ARDINASRAYANTI ASRI. Pengaruh Cairan Pengekstraksi Terhadap Kadar Fucoxanthin Pada Sargassum polycystum Asal Kabupaten Takalar Yang Dianalisis Secara Hplc (dibimbing oleh Muhammad Raihan dan Yayu Mulsiani Evary).

Sargassum polycystum merupakan salah satu spesies alga coklat yang melimpah di Kabupaten Takalar meskipun tidak dibudidayakan. Salah satu senyawa metabolit sekunder yang terdapat didalamnya ialah Fucoxanthin yang memiliki beberapa aktivitas biologis. Efek pelarut dalam proses ekstraksi Fucoxanthin memiliki hasil yang berbeda di setiap makroalga, dan akan berpengaruh pada kadar Fucoxanthin yang didapatkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cairan pengekstraksi terhadap perolehan kadar Fucoxanthin Sargassum polycystum asal kabupaten Takalar dengan menggunakan HPLC. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan 4 variasi cairan pengekstraksi yaitu etanol, aseton, etil asetat, dan heksan. Hasil ekstraksi menunjukkan % rendamen sebesar 0,188%,0,109%,0,083%, dan 0,87 % secara berturut-turut untuk pelarut etanol,aseton, etil asetat dan heksan. Analisis HPLC dilakukan menggunakan fase gerak Metanol : Asetonitril (70:30,v/v), Kolom C18 (ODS) ukuran partikel 0,3 x 15 mm, Flow rate 0,7 ml/min, Detektor PDA, Panjang gelombang 450 nm, dan volume injeksi 20 µL. Diperoleh kadar Fucoxanthin ialah ekstrak etanol 0,0588 mg/mg±,0,0029, ekstrak aseton 0,20159 mg/mg± 0,0027 , ekstrak etil asetat 0,0112mg/mg± 0,0003, dan ekstrak Heksan sebesar 0,0102mg/mg± 0,0001, perbedaan jenis cairan pengekstraksi menunjukkan kadar Fucoxanthin yang berbeda secara signifikan p<0,05.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 17 Apr 2024 03:10
Last Modified: 17 Apr 2024 03:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30629

Actions (login required)

View Item
View Item