Peran Pendidikan Sekolah Rakyat Bagi Masyarakat Bantaeng (1950-1959) = the role of public school education for the bantaeng community 1950-1959


S., Syamsidar (2022) Peran Pendidikan Sekolah Rakyat Bagi Masyarakat Bantaeng (1950-1959) = the role of public school education for the bantaeng community 1950-1959. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F81115010_skripsi_30-12-2022 cover1.png

Download (153kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
F81115010_skripsi_30-12-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F81115010_skripsi_30-12-2022 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F81115010_skripsi_30-12-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 November 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Syamsidar S, Peran Pendidikan Sekolah Rakyat Bagi Masyarakat Bantaeng 1950-1959 dibimbing oleh Amrullah Amir dan Rasyid Rahman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Sekolah Rakyat di Bantaeng dan sistem pendidikan Sekolah Rakyat di Bantaeng 1950-1959. Fokus dari penulisan ini membahas tentang partisipasi pemerintah, partisipasi masyarakat, guru Sekolah Rakyat, kondisi dan peralatan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yang dilakukan melalui beberapa tahapan yakni heuristic, kritik, sumber, interprestasi dan yang terakhir historiografi.
Setelah Indonesia merdeka maka fokus utama pendidikan nasional adalah mencerdaskan bangsa dan meningkatkan kualitas serta kemampuan bangsa. Pada masa pemerintahan Belanda untuk menganyam suatu pendidikan harus dibedakan berdasarkan beberapa golongan. Pada saat Indonesia berada di bawah pemerintahan Jepang maka pendidikan ditata kembali untuk semua etnis dan kelas sosial. Setelah kemerdekaan Sekolah Rakyat merupakan nama yang digunakan sebagai lambang bahwa sekolah ini diperuntukkan bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali. Sistem pendidikan Sekolah Rakyat setelah kemerdekaan yang dulunya hanya dapat belajar membaca, menulis, berhitung, menggambar maka kini semakin bertambah seperti mereka belajar sejarah. Penambahan mata pelajaran sejarah ialah ialah semata-mata hanya untuk menanamkan rasa partiotisme terhadap anak-anak bangsa.

Kata kunci: Perkembangan Sekolah, Kebijakan Pendidikan, Sekolah Rakyat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: School Development, Education Policy, School Peopl
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sejarah
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 19 Mar 2024 02:03
Last Modified: 19 Mar 2024 02:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/30301

Actions (login required)

View Item
View Item