IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus Linnaeus, 1758) DI BALAI BENIH IKAN LAJOA KABUPATEN SOPPENG = Identification of Ectoparasites of Tilapia Fry (Oreochromis niloticus Linnaeus, 1758) at Lajoa Fish Seed Center, Soppeng Regency


Noviandy, M. (2023) IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus Linnaeus, 1758) DI BALAI BENIH IKAN LAJOA KABUPATEN SOPPENG = Identification of Ectoparasites of Tilapia Fry (Oreochromis niloticus Linnaeus, 1758) at Lajoa Fish Seed Center, Soppeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031191101_skripsi_11-10-2023 caver1.jpg

Download (242kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L031191101_skripsi_11-10-2023 bab 1-2.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031191101_skripsi_11-10-2023 dp.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031191101_skripsi_11-10-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 October 2025.

Download (15MB)

Abstract (Abstrak)

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sering
terserang parasit. Parasit berdasarkan habitatnya dibedakan menjadi dua yaitu Ektoparasit dan Endoparasit. Ektoparasit merupakan organisme yang menginfeksi pada bagian luar tubuh ikan yaitu kulit, sirip, ekor dan insang. Pada umumnya
ektoparasit yang menginfestasi benih ikan nila yaitu golongan protozoa dan monogenea. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi ektoparasit yang
menyerang benih ikan nila (Oreochromis niloticus) dan menentukan tingkat infeksi
parasit Trichodina sp. dan spesies monogenea yang menginfeksi inang. Hewan uji yang digunakan benih ikan nila berjumlah 60 ekor dengan ukuran 7-9 cm yang diambil dari Balai Benih Ikan Lajoa, Kabupaten Soppeng. Metode Pemeriksaan parasit dilakukan dengan cara mengambil organ luar pada ikan seperti mukus, sirip, ekor, dan insang yang kemudian diamati di bawah mikroskop binokuler. Untuk metode
pewarnaan protozoa dilakukan dengan cara slide glass yang berisikan parasit protozoa yang telah dikering anginkan diberikan larutan AgNO3 2%. Untuk golongan monogenea melakukan metode pembuatan preparat monogenea. Pengamatan parasit didokumentasikan menggunakan aplikasi Dino Capture 2.0. Hasil identifikasi secara morfologi didapatkan 3 (tiga) jenis ektoparasit yaitu Trichodina magna, Cichlidogyrus spp. dan Gyrodactylus sp. Selain itu, terdapat 4 (empat) spesies parasit jenis Cichlidogyrus yaitu Cichlidogyrus tilapiae, Cichlidogyrus halli, Cichlidogyrus thurstonae, Cichlidogyrus sclerosuss. Adapun tingkat infeksi parasit yang didapatkan yaitu prevalensi T. magna 100% dengan Intensitas 211 sel/ekor. Tingkat prevalensi Cichlidogyrus spp 91% dan intensitas 8 Ind/ekor, serta tingkat prevalensi Gyrodactylus
sp. 38% dan intensitas 4 Ind/ekor. Untuk tingkat infeksi parasit spesies Cichlidogyrusyaitu C. tilapiae dengan prevalensi 88% dengan intensitas 5 ind/ekor, C. thurstonae sekitar 50% dengan intensitas 2 ind/ekor, C. halli sekitar 45% dengan intensitas 2 ind/ekor, serta C. sclerosus 33% dengan intensitas 1 ind/ekor.Dari hasil histologi insang juga didapatkan kerusakan jaringan pada insang seperti kongesti, fusi lamella insang, hemoragi dan nekrosis.

Keywords : Cichlidogyrus spp., Gyrodactylus sp., ikan nila, dan Trichodina magna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Cichlidogyrus Spp Gyrodactylus sp., Tilapia, and Trichodina magna
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 15 Feb 2024 07:01
Last Modified: 15 Feb 2024 07:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29820

Actions (login required)

View Item
View Item