EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PELACAKAN SASARAN IMUNISASI RUTIN PADA UMUR 0-36 BULAN DI PUSKESMAS KOTA KABUPATEN BANTAENG = THE EFFECTIVENESS OF ROUTINE IMMUNIZATION TARGET TRACKING SYSTEM APPLICATION DEVELOPMENT AMONG CHILDREN 0-36 MONTHS OF AGE AT BANTAENG REGENCY


Pattah, Sugita (2023) EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PELACAKAN SASARAN IMUNISASI RUTIN PADA UMUR 0-36 BULAN DI PUSKESMAS KOTA KABUPATEN BANTAENG = THE EFFECTIVENESS OF ROUTINE IMMUNIZATION TARGET TRACKING SYSTEM APPLICATION DEVELOPMENT AMONG CHILDREN 0-36 MONTHS OF AGE AT BANTAENG REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012211022_tesis_13-10-2023 caver1.jpg

Download (287kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012211022_tesis_13-10-2023 bab 1-2.pdf

Download (842kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012211022_tesis_13-10-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012211022_tesis_13-10-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 October 2025.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

SUGITA PATTAH. Efektifitas Pengembangan Aplikasi Sistem Pelacakan Sasaran Imunisasi Rutin Pada Umur 0-36 Bulan Di Puskesmas Kota Kabupaten Bantaeng (dibimbing oleh Andi Arsunan Arsin dan Ida Leida Maria).

Diperkirakan 25 juta anak di bawah 1 tahun tidak menerima imunisasi dasar, tingkat terbesar sejak 2009, dan 18,2 juta tidak divaksinasi. Pada tahun 2021 wilayah kerja Puskesmas Kota data cakupan LO 14,6%, DO 11,4%, DPT-HB-Hib Baduta 35%, dan MR Baduta 59,3%. WHO menganjurkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian mix-methode, yaitu UCD (Ucer Centered Design) untuk mengembangkan aplikasi dan kuasi eksperimen dengan pre-post test untuk menguji efikasi aplikasi.Teknik pengambilan sampel yaitu multistage random sampling. Jumlah sampel untuk UCD yaitu 6 orang petugas imunisasi dan 25 orang kader sedangkan untuk menguji efikasi yaitu 226 orang. Instrumen penelitian ini yaitu pedoman FGD, kuisioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan aplikasi STATA.

Penggunaan M-KIA berbeda secara signifikan untuk sasaran DO yang diimunisasi antara kelompok intervensi dan kontrol pada wilayah kerja dengan jarak < 5 Km (p = 0,000) dan jarak > 5 Km (p = 0,002). M-KIA efektif terhadap target LO pada jarak > 5 Km (p = 0,015), tetapi tidak pada jarak < 5 Km (p = 0,612). Tingkat cakupan imunisasi pada kelompok intervensi terdapat perbedaan signifikan pada sebelum dan sesudah penggunaan M-KIA (p = 0,000).

M-KIA (Mobile Kejar Imunisasi Anak) dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak melalui reminder, manajemen sasaran yang lebih baik, pemetaan, dan koordinasi kader kesehatan.

Keywords : Drop out, Left Out, Imunisasi rutin, mhealth

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Drop out, Left Out, Routine immunization, mhealth
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 01 Feb 2024 05:56
Last Modified: 01 Feb 2024 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29705

Actions (login required)

View Item
View Item