Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kota Makassar = Analysis of Risk Factors for Pneumonia in Children Less Than Five Years in Makassar


Sidabutar, Evalina (2023) Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kota Makassar = Analysis of Risk Factors for Pneumonia in Children Less Than Five Years in Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012202043_tesis_29-09-2023 caver1.jpg

Download (239kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012202043_tesis_29-09-2023 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012202043_tesis_29-09-2023 dp.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012202043_tesis_29-09-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 October 2025.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Balita di Kota Makassar masih mengalami kematian yang disebabkan oleh pneumonia. Prevalensi pneumonia pada balita ditemukan sebanyak 574 kasus pada tahun 2019, 223 kasus pada tahun 2020 dan 134 kasus pada tahun 2021 di Kota Makassar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan imunisasi DPT-HB-Hib dan Measles-Rubella, status gizi, tingkat pendidikan dan sosio-ekonomi orangtua balita dengan kejadian pneumonia pada balita di Kota Makassar.
Penelitian menggunakan studi kasus-kontrol pada balita yang terdiagnosa pneumonia berdasarkan standar WHO di lima Puskesmas di Kota Makassar. Sebanyak 210 balita didampingi orangtuanya yakni 70 balita kasus dan 140 balita kontrol. Data dikumpulkan menggunakan Kobo-Toolbox dan dianalisis dengan uji Chi-Square dan Logistik Regresi.
Hasil penelitian menemukan bahwa imunisasi DPT-HB-Hib dosis tidak lengkap pada usia bayi (AOR = 9,680; 95% CI 3,472-26,987, nilai p = 0,000), gizi kurang (AOR = 5,486; 95% CI 2.471-12,178, nilai p = 0,000) merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian pneumonia. Imunisasi Measles-Rubella dosis pertama tidak lengkap nilai p = 0,444, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan kurang konsumsi Vitamin A, tingkat pendidikan orangtua balita serta adanya perokok di dalam rumah tidak berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p > 0,005. Namun jenis pekerjaan (nilai p = 0,047) dan tingkat pendapatan (nilai p = 0.008) berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di Kota Makassar. Disimpulkan bahwa imunisasi DPT-HB-Hib dosis tidak lengkap dan gizi kurang merupakan faktor yang paling berisiko tinggi dan berhubungan terhadap kejadian pneumonia pada balita di Kota Makassar. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk meningkatkan cakupan imunisasi DPT-HB-Hib lengkap pada balita minimal hingga 95%.

Keywords : Pneumonia, Balita, Imunisasi Hib, Malnutrisi

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Pneurmonia, Children, Hib immunization, Mainutrition.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 01 Feb 2024 05:17
Last Modified: 01 Feb 2024 05:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29696

Actions (login required)

View Item
View Item