Hubungan antara Waist Hip Ratio dan Tinggi Navicular dengan Deviasi Sendi Subtalar pada Pegawai Wanita Divisi P3A-PPKB di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan


Kaharuddin, Ghina Agrifina (2023) Hubungan antara Waist Hip Ratio dan Tinggi Navicular dengan Deviasi Sendi Subtalar pada Pegawai Wanita Divisi P3A-PPKB di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of R021191033_skripsi_15-08-2023 caver1.jpg]
Preview
Image
R021191033_skripsi_15-08-2023 caver1.jpg

Download (264kB) | Preview
[thumbnail of R021191033_skripsi_15-08-2023 bab 1-2.pdf] Text
R021191033_skripsi_15-08-2023 bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of R021191033_skripsi_15-08-2023 dp.pdf] Text
R021191033_skripsi_15-08-2023 dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of R021191033_skripsi_15-08-2023.pdf] Text
R021191033_skripsi_15-08-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2025.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Waist hip ratio merupakan alat ukur distribusi lemak sentral yang dapat melihat risiko terjadinya gangguan pada tubuh. Fungsi tubuh yang optimal juga dipengaruhi oleh tinggi navicular atau lengkungan pada kaki sebagai shock absorption. Tingginya distribusi lemak dan tinggi navicular pada individu dengan struktur sendi subtalar akan berakibat pada gangguan gerak dan fungsi tubuh seperti pada saat berjalan, kelainan postur tubuh, dan aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara waist hip ratio dan tinggi navicular dengan deviasi sendi subtalar pada pegawai wanita. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 50 sampel pegawai wanita. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data primer melalui instrumen pengukuran pita meter untuk waist hip ratio, pengukuran tinggi navicular dengan menggunakan instrumen penggaris, dan untuk melihat deviasi sendi subtalar dengan menggunakan instrumen goniometer berdasarkan kategori rearfoot angle measurement. Data yang diperoleh dari pengukuran waist hip ratio dengan deviasi sendi subtalar secara langsung dengan mendapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,475 untuk tungkai dextra dan 0,341 untuk tungkai sinistra (>0,05). Pada tungkai dextra didapatkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,021 (<0,05) dan 0,967 (>0,005). Nilai correlational coefficient ketiga variabel bernilai positif. Untuk distribusi didapatkan hasil waist hip ratio didominasi oleh sampel yang berisiko, tinggi navicular didominasi sampel yang mengalami normal, dan deviasi sendi subtalar yang didominasi oleh sampel yang mengalami valgus dan varus. Pada variabel waist hip ratio dan tinggi navicular sinistra dengan deviasi sendi subtalar tidak memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan tinggi navicular dextra dan deviasi sendi subtalar dextra memiliki hubungan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Jan 2024 06:49
Last Modified: 04 Jan 2024 06:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29043

Actions (login required)

View Item
View Item