KADAR NATRIUM ADMISI SEBAGAI PREDIKTOR LUARAN KLINIS JANGKA PENDEK PADA PASIEN DENGAN INFARK MIOKARD AKUT DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR


Aswad, Fidya Mayastri (2023) KADAR NATRIUM ADMISI SEBAGAI PREDIKTOR LUARAN KLINIS JANGKA PENDEK PADA PASIEN DENGAN INFARK MIOKARD AKUT DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C165171002_tesis_09-01-2023 1-2.pdf] Text
C165171002_tesis_09-01-2023 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of C165171002_tesis_09-01-2023 cover1.png]
Preview
Image
C165171002_tesis_09-01-2023 cover1.png

Download (211kB) | Preview
[thumbnail of C165171002_tesis_09-01-2023 dp.pdf] Text
C165171002_tesis_09-01-2023 dp.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of C165171002_tesis_09-01-2023.pdf] Text
C165171002_tesis_09-01-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2026.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kadar elektrolit merupakan pemeriksaan rutin yang merupakan penanda sederhana pada setiap pasien penyakit jantung yang masuk ke rumah sakit. Hiponatremia telah terbukti menjadi prediktor mortalitas kardiovaskular di antara pasien dengan gagal jantung, yang mana aktivasi neurohormonal yang menyertai infark miokard akut mirip dengan yang menyertai gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kadar natrium saat admisi dapat menjadi prediktor luaran klinis jangka pendek pada pasien infark miokard akut di Rumah Sakit Umum Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini bersifat kohort retrospektif yang dilakukan selama periode Januari 2019 hingga Juni 2020. Dari total 663 pasien infark miokard akut, terdapat 242 pasien mengalami hiponatremia dan 64 diantaranya (26.44%) mengalami luaran klinis jangka pendek yang buruk dimana gagal jantung akut paling banyak dijumpai (30.2%), Analisis bivariat menunjukan hubungan bermakna antara hiponatremia dengan luaran klinis jangka pendek (p < 0.001) yaitu pada pasien dengan syok kardiogenik,gagal jantung akut, aritmia maligna serta kematian selama perawatan . Nilai prediksi (AUC) natrium paling tinggi adalah 70,8% pada variabel syok kardiogenik (sensitivitas 67,1% ; spesifisitas 66,3%).

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 08 Nov 2023 08:22
Last Modified: 08 Nov 2023 08:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/28247

Actions (login required)

View Item
View Item