KARAKTERISTIK DAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT WAHIDIN SUDIROHUSODO PERIODE TAHUN 2017


Arya Mely Federika, Arya Mely Federika (2018) KARAKTERISTIK DAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT WAHIDIN SUDIROHUSODO PERIODE TAHUN 2017. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of full text] Text (full text)
Skripsi Arya Mely Federika.pdf

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang : Berdasarkan data Riskesdas (2013) terjadi peningkatan prevalensi pneumonia pada semua umur dari 2,1% (2007) menjadi 2,7% (2013). Berdasarkan kelompok umur penduduk, prevalensi pneumonia yang tinggi terjadi pada 2
kelompok umur 1-4 tahun, kemudian mulai meningkat pada umur 45-54 tahun dan terus meningkat pada kelompok umur berikutnya. Pada tahun 2015, terjadi 920.136 kematian akibat pneumonia, 16% dari seluruh kematian anak usia kurang dari 5 tahun . Pneumonia adalah pembunuh utama balita di dunia, lebih banyak dibandingkan dengan gabungan penyakit AIDS, malaria dan campak. Persentasenya yaitu 19% dari semua penyebab kematian balita, kemudian disusul diare 17%,
sehingga World Health Oganization (WHO) menyebutnya sebagai pneumonia is the leading killer of children worldwide. Antibiotik merupakan pengobatan yang diberikan untuk menangani pneumonia terutama pneumonia yang disebabkan oleh
bakteri.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui karakteristik dan penggunaan antibiotik pasien pneumonia di rumah sakit wahidin sudirohusodo periode tahun 2017.
Metode : Menggunakan metode penelitian deskriptif observasional.
Sampel : Pasien yang terdiagnosis pneumonia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo pada tahun 2017.
Hasil penelitian : terdapat 62 pasien yang terdiri dari 61 pasien pneumonia komunitas dan 1 pasien pneumonia nosokomial. Distribusi pasien pneumonia komunitas banyak pada usia 0-5 tahun sebanyak 34 orang (55.7%), usia >65 tahun sebanyak 7 orang (11.4%), lebih banyak pasien laki-laki. Pada anak lebih banyak menggunakan antibiotik cefixime (8.3%) dan ampicillin + gentamicin (41.6%), pada pasien dewasa banyak menggunakan antibiotik ceftriaxone (36 %) dan
levofloxacin+ceftazidime (8%) serta ceftriaxone+azithromycin (8%). Pada pneumonia nosokomial digunakan kombinasi dari tiga obat yaitu levofloxacin, ceftazidime dan meropenem.
Kata kunci: Pneumonia,antibiotik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 08 Nov 2023 06:32
Last Modified: 08 Nov 2023 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/28221

Actions (login required)

View Item
View Item