Bangunan Peninggalan Kolonial di Kawasan Cilallang, Kabupaten Takalar = Colonial Heritage Building in the Cilallang Area, Takalar Disrtrict


Rasihsyah, Asridhoal Afreinaldy (2023) Bangunan Peninggalan Kolonial di Kawasan Cilallang, Kabupaten Takalar = Colonial Heritage Building in the Cilallang Area, Takalar Disrtrict. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F071171513_skripsi_14-07-2023 CAVER1.jpg

Download (237kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
F071171513_skripsi_14-07-2023 BAB 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F071171513_skripsi_14-07-2023 DP.pdf

Download (492kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F071171513_skripsi_14-07-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 September 2025.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Asridhoal Afreinaldy Rasihsyah. Bangunan Peninggalan Kolonial di Kawasan Cilallang, Kel. Takalar Lama, Kec. Mappakasunggu, Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Erni Erawati dan Supriadi).
Takalar pada masa Hindia Belanda merupakan salahsatu wilayah onderafdeling dari wilayah afdeling Makassar. Berdasarkan kenampakan peta terbitan Belanda tahun 1900-an, di Kawasan Cilallang tersebar infrastuktur bangunan peninggalan masa Kolonial Hindia Belanda. Hingga saat ini infomasi maupun data dari tinggalan tersebut masih kurang diketahui dan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bangunan tinggalan masa kolonial Hindia Belanda dan bagaimana fungsi dari tinggalan tersebut menjelaskan keterkaitannya dengan aktivitas yang terjadi pada masa itu. Kemudian dilanjutkan dengan menggambaran tata letak bangunan tinggalan masa kolonial Hindia Belanda yang terdapat di Kawasan Cilallang, Kabupaten Takalar. Metode yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dengan menggunakan metode studi pustaka dan survey lapangan untuk menemukan dan mendeskripsikan serta dilanjutkan dengan menginterpretasikan segala data yang telah diperoleh. Data penelitian ini menunjukkan bahwa di Kawasan Cilallang terdapat sepuluh bangunan peninggalan Kolonial Hindia Belanda yang kemudian dikaji berdasarkan fungsinya dibagi menjadi lima jenis bangunan, yakni: sarana transportasi, sarana keamanan, sarana pendidikan, sarana pemerintahan dan sarana pedukung yang tersebar mengikuti pola jalan yang ada pada saat itu. Hal tersebut menunjukkan bahwa Kawasan Cilallang pada masa kolonial Hindia Belanda memiliki pengaruh ekonomi dan politik sebagai salahsatu wilayah penyanggah Kota Makassar yang merupakan pusat pemerintahan Hindia Belanda pada saat itu.

Keywords : Bangunan, Takalar, Kolonial, Hindia Belanda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Building, Takalar, Colonial, Dutch East Indies
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 27 Sep 2023 07:46
Last Modified: 27 Sep 2023 07:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/27957

Actions (login required)

View Item
View Item