POLA KONSUMSI PANGAN KELUARGA PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL YANG MENGALAMI STUNTING DI DESA POLEWALI KECAMATAN BAMBALAMOTU KABUPATEN PASANGKAYU = Food consumption patterns of Remote Indigenous community families Experiencing Stunting in Polewali Village Bambalamotu District Pasangkayu Regency


Bulan, Tamar Hasriati Embong (2023) POLA KONSUMSI PANGAN KELUARGA PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL YANG MENGALAMI STUNTING DI DESA POLEWALI KECAMATAN BAMBALAMOTU KABUPATEN PASANGKAYU = Food consumption patterns of Remote Indigenous community families Experiencing Stunting in Polewali Village Bambalamotu District Pasangkayu Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P022211005_tesis_15-05-2023 cover1.png

Download (196kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P022211005_tesis_15-05-2023 1-2.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P022211005_tesis_15-05-2023 dp.pdf

Download (52kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P022211005_tesis_15-05-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2025.

Download (924kB)

Abstract (Abstrak)

Tamar Hasriati Embong Bulan Pola Konsumsi Pangan Keluarga pada Komunitas Adat Terpencil yang Mengalami Stunting di Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu. Dibimbing oleh Hamka Naping dan Safriadi
Pola konsumsi pangan dalam keluarga menjadi faktor penentu dalam kesehatan keluarga, sebab pertumbuhan kesehatan manusia dan lain sebagainya ditentukan dari bagaimana pola konsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap komunitas adat terpencil menyikapi persoalan stunting, mengetahui pola konsumsi pangan dalam keluarga dan mengetahui rencana strategis terkait pencegahan stunting di Desa Polewali, Kabupaten Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Jenis penelitian yaitu secara deskriptif kualitatif untuk memberikan Tablean secara sistematis dan cermat dari fakta-fakta yang aktual. Informan dalam penelitian adalah kepala Desa Polewali, masyarakat dan stakeholder pada instansi terkait. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara dan pengumpulan data primer dan data sekunder. Analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa kompleksitas keadaan masyarakat tidak mudah untuk cepat dipahamkan apalagi jika kondisi dan akses masyarakat terbilang sulit, mengingat tingkat kemiskinan yang merata, kualitas pendidikan yang kurang dan pemahaman masyarakat yang acuh tak acuh khususnya, maka dari itu pemerintah dan elemen-elemennya harus melakukan intervensi kesehatan yang mengikat dan rutin untuk mencegah stunting agar sikap dan pemahaman masyarakat meningkat dan merata. Pemenuhan pangan yang sulit disebabkan tingkat pendapatan ekonomi yang masih kurang, sehingga pola makan keluarga tidak lagi memperhatikan nilai gizinya dan pola asuh yang berjalan tidak kondusif karena waktu orang tua sebagai besar habis banting tulang mencari nafkah. Selain itu, belum ada akses sanitasi dan air bersih, yang menjadi penyebab pola kesehatan yang tidak stabil. Pentingnya peran aktif dari berbagai sektor dalam pembangunan kesehatan sebab hal ini menjadi masalah multidimensi yang membutuhkan intervensi. Intervensi yang dilakukan ada dua, yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Keywords : Komunitas Adat Terpencil, Pola Konsumsi Pangan, Stunting.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Remote Indigenous Communities, Food Consumption Patterns, Stunting
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Perencanaan dan Pengembangan Wilayah
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 09 Aug 2023 00:52
Last Modified: 09 Aug 2023 00:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/27425

Actions (login required)

View Item
View Item