EFEKTIFITAS LATIHAN KOGNITIF DINI TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE DI STROKE CENTER RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN


Nurcaya, Nurcaya (2023) EFEKTIFITAS LATIHAN KOGNITIF DINI TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE DI STROKE CENTER RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab 1-3] Text (Bab 1-3)
R012211006_tesis_16-06-2023 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012211006_tesis_16-06-2023 cover1.png

Download (113kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
R012211006_tesis_16-06-2023 dp.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
R012211006_tesis_16-06-2023.pdf

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Gangguan kognitif terjadi pada 65% penderita stroke. Pemberian latihan kognitif dalam mengatasi gangguan kognitif pada pasien stroke semakin diperlukan baik pada fase akut maupun fase kronis. Namun, penelitian terkait intervensi latihan kognitif dini untuk meningkatkan fungsi kognitif pada pasien stroke pada fase akut dan sub akut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas latihan kognitif dini terhadap peningkatan fungsi kognitif pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperiment melibatkan 45 pasien dalam dua kelompok dan menggunakan consecutive sampling. Kelompok eksperimen (n = 22) menerima latihan kognitif dini selama dua minggu yang dilakukan sebanyak enam kali dengan frekuensi tiga kali seminggu (senin, rabu, jum’at) dengan durasi 25-35 menit tiap sesi dan kelompok kontrol menerima perawatan rutin sesuai standar rumah sakit (n = 23). Fungsi kognitif dinilai dengan montreal cognitive assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). Data pretest dikumpulkan mulai hari ke tiga sampai hari ke 14 setelah onset serangan dan data posttest dikumpulkan setelah intervensi pada hari ke 14. Hasil uji statistik Skor MoCA-Ina (p =0.000), fungsi kognitif berubah secara signifikan pada kelompok intervensi, begitupula dengan kelompok kontrol berubah secara signifikan (p=0.003). Sedangkan pada uji beda antar kedua kelompok ditemukan nilai p=0.017, skor berbeda secara signifikan antara dua kelompok sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa peran latihan kognitif dini cukup efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada pasien stroke pada fase akut dan sub akut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Stroke, gangguan kognitif, latihan kognitif dini, fungsi kognitif
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 07 Jul 2023 05:39
Last Modified: 07 Jul 2023 05:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/27129

Actions (login required)

View Item
View Item