AKTIVITAS IMUNOSTIMULAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK TEH HIJAU (Camelia sinensis (L) O. Kuntze) TERHADAP Staphylococcus aureus SECARA IN VIVO MENGGUNAKAN MODEL Drosophila melanogaster = IMMUNOSTIMULANTS AND ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF GREEN TEA (Camelia sinensis (L) O. Kuntze) EXTRACT AGAINST Staphylococcus aureus IN VIVO USING THE Drosophila melanogaster MODELS


Suhenro, Suhenro (2023) AKTIVITAS IMUNOSTIMULAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK TEH HIJAU (Camelia sinensis (L) O. Kuntze) TERHADAP Staphylococcus aureus SECARA IN VIVO MENGGUNAKAN MODEL Drosophila melanogaster = IMMUNOSTIMULANTS AND ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF GREEN TEA (Camelia sinensis (L) O. Kuntze) EXTRACT AGAINST Staphylococcus aureus IN VIVO USING THE Drosophila melanogaster MODELS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
N012201012_tesis_16-03-2023 cover1.jpg

Download (301kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N012201012_tesis_16-03-2023 bab 1-2.pdf

Download (534kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N012201012_tesis_16-03-2023 dp.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
N012201012_tesis_16-03-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 April 2025.

Download (824kB)

Abstract (Abstrak)

SUHENRO. AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN IMUNOSTIMULAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camelia sinensis (L) O. Kuntze) TERHADAP Staphylococcus aureus SECARA IN VIVO MENGGUNAKAN MODEL INFEKSI LALAT BUAH (Drosophila melanogaster) (dibimbing oleh Firzan Nainu dan Sartini)
Tanaman teh hijau memiliki kandungan metabolit sekunder salah satunya polifenol. Polifenol, terutama epigalokatekin galat (EGCG), memiliki aktivitas sebagai antibakteri dan imunostimulan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ekstrak teh hijau memiliki aktivitas antibakteri dan imunostimulan menggunakan D. melanogaster. Dalam studi ini, skrining in vivo pada level fenotip dan analisis molekuler untuk menyelidiki aktivitas antibakteri dan imunostimulan. Analisis kelangsungan hidup menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau aman pada konsentrasi yang diuji. Untuk melihat aktivitas antibakteri dan imunostimulan, ekstrak teh hijau diberikan secara oral pasca infeksi pada larva Oregon R dan mutan imunodefisien psh[1];;modSP[KO]. Hasil menunjukkan terjadi peningkatkan kelangsungan hidup pada larva Oregon R dan mutan imunodefisien psh[1];;modSP[KO] pasca infeksi. Hasil fenotipe ini didukung oleh ekspresi gen drosomycin yang mengalami peningkatan setelah pemberian ekstrak teh hijau pasca infeksi yang menunjukkan adanya aktivitas imunostimulan. Aktivitas antibakteri terlihat pada mutan imunodefisien psh[1];;modSP[KO] pasca infeksi dan dapat bertahan hidup. Kesimpulannya, ekstrak teh hijau memiliki aktivitas antibakteri dan imunostimulan menggunakan organisme model D. melanogaster dalam penyelidikan awal, Sehingga dapat dilakukan pengujian lebih lanjut pada mamalia.

Kata kunci: Ekstrak teh hijau, lalat buah, antibakteri, imunostimulan

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Green tea extract, fruit fly, antibacterial, immunostimulatory
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Ilmu Farmasi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 02 May 2023 02:57
Last Modified: 02 May 2023 02:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/26370

Actions (login required)

View Item
View Item