AKURASI PARAMETER FOTO RADIOGRAFI KONVENSIONAL DALAM MEMPREDIKSI RUPTUR POSTERIOR LIGAMENTOUS COMPLEX (PLC) PADA PASIEN CEDERA THORAKOLUMBAL YANG DIKONFIRMASI DENGAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI)


Nelly, Nelly (2023) AKURASI PARAMETER FOTO RADIOGRAFI KONVENSIONAL DALAM MEMPREDIKSI RUPTUR POSTERIOR LIGAMENTOUS COMPLEX (PLC) PADA PASIEN CEDERA THORAKOLUMBAL YANG DIKONFIRMASI DENGAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C125182008_tesis_30-12-2022 cover1.png]
Preview
Image
C125182008_tesis_30-12-2022 cover1.png

Download (227kB) | Preview
[thumbnail of C125182008_tesis_30-12-2022 1-2.pdf] Text
C125182008_tesis_30-12-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of C125182008_tesis_30-12-2022 dp.pdf] Text
C125182008_tesis_30-12-2022 dp.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of C125182008_tesis_30-12-2022.pdf] Text
C125182008_tesis_30-12-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 March 2025.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Sebagian besar cedera tulang belakang melibatkan regio thorakolumbal dan bersifat tidak stabil. Adanya burst fracture disertai dengan ruptur posterior ligamentous complex (PLC) yang tidak dilakukan tindakan pembedahan memiliki risiko mengalami kifotik progresif. Pemeriksaan radiologis awal yang dilakukan adalah foto radiografi konvensional, yang dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan computed tomography (CT) dan magnetic resonance imaging (MRI). MRI memberikan visualisasi jaringan lunak yang baik sehingga akan memberikan diagnosis yang akurat dalam memprediksi ruptur PLC. Akan tetapi, penggunaan MRI masih terbatas karena ketersediaannya yang jarang dan bila pasien memiliki kontraindikasi terhadap MRI seperti pemasangan implan metal. Oleh karena itu, akan sangat bermanfaat bila kemungkinan ruptur PLC dapat diprediksi dari foto radiografi konvensional melalui tanda-tanda tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian uji diagnostik dengan menggunakan data sekunder pasien yang melakukan pemeriksaan foto radiografi konvensional dan MRI di Departemen Radiologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dengan diagnosis fraktur kompresi dan burst fracture sejak bulan Desember 2020 hingga Agustus 2022 dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 73 sampel untuk diukur akurasi parameter foto radiografi konvensional dengan Youdex index. Rerata usia sampel adalah 41.53 tahun (21-59 tahun) dengan jenis kelamin laki-laki lebih banyak daripada perempuan dan lokasi fraktur terbanyak pada corpus vertebra L1. Dari lima parameter foto radiografi konvensional yang diukur, hanya tiga parameter yang memiliki nilai p yang signifikan, yaitu supraspinous distance (SSD), local kyphosis (LK) dan Cobb’s angle (CA) dengan sensitivitas, spesifisitas dan akurasi yang bervariasi, sedangkan anterior vertebral body compression percentage (AVBC%) dan anterior edge-inferior endplate angle (AEIEA) tidak berkorelasi untuk memprediksi ruptur PLC.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Radiologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Apr 2023 01:01
Last Modified: 10 Apr 2023 01:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/26228

Actions (login required)

View Item
View Item