TRANSFORMASI DESA AGRARIS MENUJU DESA AGROWISATA (STUDI KASUS BUKIT HIJAU MALINO DI DESA BATU MILA KECAMATAN MAIWA KABUPATEN ENREKANG) = TRANSFORMATION OF AN AGRARIS VILLAGE TOWARDS AGRICULTURE VILLAGE (CASE STUDY OF MALINO GREEN HILLS IN BATU MILA VILLAGE, MAIWA DISTRICT, ENREKANG DISTRICT)


Akbar T, Muhammad Nur (2022) TRANSFORMASI DESA AGRARIS MENUJU DESA AGROWISATA (STUDI KASUS BUKIT HIJAU MALINO DI DESA BATU MILA KECAMATAN MAIWA KABUPATEN ENREKANG) = TRANSFORMATION OF AN AGRARIS VILLAGE TOWARDS AGRICULTURE VILLAGE (CASE STUDY OF MALINO GREEN HILLS IN BATU MILA VILLAGE, MAIWA DISTRICT, ENREKANG DISTRICT). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E032181007_tesis_03-01-2023 COVER1.jpg

Download (260kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E032181007_tesis_03-01-2023 BAB 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E032181007_tesis_03-01-2023 DP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E032181007_tesis_03-01-2023.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 March 2025.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
MUHAMMAD NUR AKBAR. T. Transformasi Desa Agraris menuju Desa Agrowisata (studi kasus Bukit Hijau Malino di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang)” (dibimbing oleh Mansur Rajab dan Sakaria).

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis proses dan kendala Transformasi desa Agraris menuju desa Agrowisata,dan menganalisis peran aktor dalam mewujdkan desa Agrowisata di Desa Batu Mila kecamatan Maiwa kabupaten Enrekang.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan dasar penelitian studi kasus yang dilaksanakan di Kabupaten Enrekang. Penentuan informan ditentukan secara purposive sampling, yakni penentuan informan berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh peneliti, dengan jumlah informan 11 orang. Data diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya diproses mengikuti langkah-langkah pengumpulan data, pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, kemudian dicek secara terus-menerus dan berulang-ulang, agar menghasilkan kesimpulan akhir yang komprehensif dan mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan saling keterkaitan antara agen dan struktur yang saling mempengaruhi dan terjadi pada ruang dan waktu, hal tersebut terlihat pada rumusan masalah pertama terkait proses hadirnya Bukit Hijau Malino pada tahun 2006, kemudian didukung oleh kondisi geografis dan lingkungan yang cocok untuk mengembangkan agrowisata, serta dukungan dari pemerintah setempat, masyarkat setempat, perusahan swasta dan terinspirasi dari Kebun Raya Massenrepulu. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan Bukit Hijau Malino minimnya modal dalam pengembangan Agrowisata lebih baik, serta terbatasnya SDM, dan akses jalan yang belum memadai. Keterlibatan Aktor dalam mewujudkan Agrowisata di Bukit Hijau Malino tidak terlepas dari pemiliki Bukit Hijau Malino yakni Bapak Umar Sape dan Ahmad Musa, serta keterlibatan pihak lain seperti pemerintah desa, Masyarakat setempat, dan perusahan swasta. Pihak diatas menjadi bagian aktor yang mengambil peran dalam mewujdkan Agrowisata Bukit Hijau Malino.

Keywords : strukturasi, proses dan kendala, aktor.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: structuration, process and constraints, actor
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 06 Apr 2023 01:26
Last Modified: 06 Apr 2023 01:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/26158

Actions (login required)

View Item
View Item