PENGARUH LATIHAN FISIK TERATUR TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BENTENG KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR


HARNIA, HARNIA (2013) PENGARUH LATIHAN FISIK TERATUR TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BENTENG KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR. Skripsi thesis, Uniniversitas Hasanuddin.

[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
--harnia-5122-1-13-harni-7.pdf

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang serius dikalangan lanjut usia karena
tingginya prevalensi penyakit tersebut. Kejadian hipertensi pada lansia di Selayar menduduki
peringkat pertama sebanyak 391 jiwa (9,86%). Salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah
pada penderita hipertensi dengan melakukan latihan fisik teratur. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh latihan fisik teratur terhadap perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi
di Kelurahan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
Metode: Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan case control group. Sampel
penelitian ini diambil secara purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Sejumlah 40
lansia distribusikan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi (n=20) dan kelompok kontrol
(n=20). Kelompok intervensi menerima latihan fisik teratur sebanyak 3 kali seminggu selama 4
pekan.
Hasil: Gambaran kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Benteng yang terbanyak adalah
hipertensi sedang yaitu sebesar 53,6% lansia. Hasil uji statistik independent t test menunjukkan
perbedaan tekanan darah sistolik yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok
kontrol (p=0.003), tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan pada tekanan darah diastolik
(p=0.056). Hasil uji paired test didapatkan nilai (p=0.000) dengan nilai eta squared tekanan
sistolik (0.88) dan tekanan diastolik (eta squared=0.56).
Kesimpulan dan saran: Latihan fisik teratur selama 4 minggu pada lansia dengan hipertensi di
Kelurahan Benteng berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah. Disarankan bagi
pelayanan kesehatan dapat memberikan latihan fisik teratur sebanyak 3 kali seminggu untuk
mendukung terapi penurunan tekanan darah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Latihan fisik teratur, tekanan darah, lansia, hipertensi.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: sangiasseri abubakar
Date Deposited: 20 Feb 2023 02:37
Last Modified: 20 Feb 2023 02:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/25118

Actions (login required)

View Item
View Item